Andalkan Data dan Fakta, Sukandar-Syahlan Paparkan 10 Program Jitu

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Debat Terbuka Paslon Pilkada Tebo 2017 yang dilaksanakan di Aula Utama Kantor Bupati Tebo pada Rabu (25/1) malam menunjukkan H Sukandar lebih mengandalkan data dan fakta saat menyampaikan visi misi serta memaparkan program kerjanya, dimana ia melakukan survei minat dan keinginan masyarakat terkini dalam menyusun Visi dan Misi.


Dengan gayanya yang tidak asing lagi, H Sukandar, S.Kom, M.Si saat menuturkan bahwa berdasarkan Hasil Survei Charta Politika, bahwa hingga saat ini masih ada 3 hal yang menjadi perhatian penting bagi masyarakat Kabupaten Tebo, yaitu diantaranya adalah harga kebutuhan pokok, infrastruktur yang tidak memadai, dan sulitnya lapangan pekerjaan.

"Jadi menurut survei yang saya lakukan, bahwa saat ini persoalan yang paling mendesak adalah infrastruktur atau jalan, nilainya 53 persen, penyediaan sembako 10,3 persen, dan listrik 4,4 persen. Melihat kondisi ini dengan bercermin kepada nawacita Presiden RI dan Jambi Tuntas, maka kami mengangkat Visi Misi kami yaitu Tebo Infrastruktur yang Maju, Masyarakat yang Takwa dan Ekonomi Kerakyatan, atau IMTEK," papar H Sukandar.

Selain itu juga ditegaskannya bahwa pada Visi Misinya kali ini dalam melakukan pembangunan tidak hanya fisik saja, tetapi yaitu juga membangun masyarakat yang bertakwa dan mampu mengembangkan ekonomi kerakyatan, dan juga akan mengembangkan ekonomi masyarakat agar mampu mengelola secara swadaya disegala bidang baik peternakan, pertanian dan perkebunan.

"Karena itu untuk mencapai visi tersebut maka kami menyusun program yaitu Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Desa dan Dusun, Program Haji Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat melalui program TPHD, Islamic Center Mini di Kecamatan, Listrik Masuk Dusun dan Kampung, Beasiswa S1, S2, S3 bagi PNS & Siswa Berprestasi, Pelayanan KTP, KK serta Fasilitasi Sertifikat Tanah Keliling, Bantuan Alsintan, Pupuk, Ternak, dan Bibit Bersubsidi, Program Kemandirian Masyarakat Desa, Bantuan Operasional Perangkat Desa, dan Peningkatan Profesional ASN dan Pemerintahan Bebas Kolusi Korupsi dan Nepotisme," bilangnya. (crew/us)


Related News