Minim Tenaga PPL, Tebo Rendah Produksi Padi

TEBOONLINE, MUARATEBO - Pj Bupati Tebo, Agus Sunaryo menyebutkan bahwa Kabupaten Tebo masih banyak kekurang tenaga PPL. Ini dibuktikan masih rendahnya produktifitas padi yang dihasilkan. Padahal Tebo tercatat sebagai daerah terluas yang memiliki lahan untuk sektor pertanian.

"Kalau dibandingkan antara luas lahan dengan tenaga penyuluh yang ada, jelas belum ideal," kata Agus meyakini.

Dirinya mengatakan, di Kabupaten Tebo itu terdapat 107 desa. Minimal kata dia untuk satu desa harus memiliki satu orang tenaga PPL. Jadi untuk lebih meningkatkan produktifitas dan kualitas pangan di Tebo, harus ada penambahan tenaga penyuluh.

"Kalau yang ada itu baru 60 tenaga penyuluh (PNS'red). Sisanya kita dibantu dengan tenaga lepas atau kontrak," sebutnya.

Sementara itu, Agus menambahkan kedepannya Pemkab Tebo bakal mengusulkan penambahan PNS untuk formasi tenaga penyuluh. Ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja dan pengetahuan petani dalam soal penguatan dan ketahanan pangan di Tebo.

"Selain penyuluh kita juga sudah bekerja sama dengan pihak koramil, babinsa untuk terus bersinergi meningkatkan ketahanan pangan," tuntasnya.

Untuk diketahui produktifitas padi di Tebo dalam setahun terakhir mengalami defisit atau kekurangan pangan. Saat ini pasokan beras cadangan yang ada hanya tinggal mencapai 9.150 ton. Dalam tiga bulan kedepan cadangan pangan ini dirasa belum aman. (crew)


Related News