Awal Tahun 2017, Bakal Ada Pelantikan & Peleburan Di Pemkab Tebo

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah atau Struktur Organisasi Tenaga Kerja (SOTK), dipastikan beberapa SKPD di Kabupaten Tebo akan dileburkan.

Sekda Tebo, Abu Bakar saat di konfirmasi Rabu (28/12) kemarin membenarkan hal tersebut. Dirinya juga mengatakan akan dilakukan pelantikan pejabat Eselon 2 dan Eselon 3 pada awal Januari mendatang untuk mengisi jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru (Sebutan baru untuk SKPD, Red).

"Kalau tidak memungkinkan pelantikan di akhir Desember, Kemungkinan akan dilakukan pada awal Januari mendatang. Ini untuk mengisi OPD yang baru dan masih kosong," ujar Sekda.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Sekretaris BKD Kabupaten Tebo, Eko Nuryanto. dirinya mengatakan bahwa sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah atau Struktur Organisasi Tenaga Kerja (SOTK), ada beberapa OPD yang dihilangkan seperti Dinas Kehutanan dan Dinas ESDM.

"Untuk dinas Kehutanan dan ESDM sesuai dengan Perda SOTK, akan kembali ke pemerintah provinsi, dengan kata lain OPD tersebut akan hilang dan dileburkan," ujar Eko.

Namun ada juga OPD yang dileburkan menjadi dua yaitu Dinas PU dan Dikbudpora. "Tapi untuk dinas PU dan Dikbudpora juga nantinya akan dipecah menjadi dua," ungkap Eko.

Selain itu Eko juga menambahkan bahwa ada juga Eselon III yang dari OPD satu dimasukkan ke OPD lainnya. "Seperti Bidang Kebersihan di Dinas Tata Kota, nantinya akan dipindahkan ke Badan Lingkungan Hidup," kata Eko.

Dirinya mengatakan, mengenai jumlah pejabat Eselon 2 dan 3 yang akan dilantik, Eko mengatakan bahwa tidak mengetahui secara pasti jumlah tersebut. Namun Eko menegaskan bahwa selain pelantikan untuk jabatan pada OPD yang baru, pejabat pada OPD yang tidak mengalami peleburan juga akan dilakukan pengukuhan.

"Semuanya akan dilantik, baik OPD yang baru, yang dileburkan maupun yang tetap juga akan dikukuhkan secara bersama," tuntas Eko. (crew)


Related News