Andalas Hospitality School Resmi Dibuka Di Rimbo Bujang

Adi Prayugo pimpinan LPPK Andalas Hospitality School di Rimbo Bujang saat sambutan.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG -Kabar gembira bagi warga Rimbo Bujang Kabupaten Tebo propinsi Jambi yang tengah mencari pekerjaan atau tempat kursus yang menyediakan peluang karir setelah pendidikan.

Andalas Hospitality School (AHS) yang resmi dibuka Rabu (7/12) menyediakan hal tersebut. AHS menawarkan peluang karir bekerja di hotel bintang 4 dikapal pesiar internasional.
AHS merupakan lembaga pendidikan-pelatihan profesi 1 tahun program pendidikan perhotelan, pariwisata, dan kapal pesiar internasional. Direkturnya AHS mengatakan, lembaga pendidikan ini merupakan yang pertama terbentuk di Kabupaten Tebo

Alasan Adi Prayogo membentuk AHS, karena jumlah pengangguran di Kabupaten Tebo yang semakin banyak dan sulitnya mencari pekerjaan. 

”Saya buka AHS berawal dari jumlah pengangguran yang banyak sekali. Selain itu, saya juga ditawari untuk mencari 100 orang untuk kerja di kapal pesiar dengan gaji minimal Rp 10 juta untuk orang,” ucap Adi.

Peserta yang dapat lolos hingga diterima kerja di kapal pesiar, lanjutnya, bahkan bisa memperoleh gaji hingga mencapai Rp 30 juta jika mereka menguasai lebih dari 1 bahasa asing. Karena itulah, dalam program pendidikan AHS, terdapat materi pendidikan bahasa Inggris, kepribadian, profesi, pelatihan teknik wawancara kerja, dan kegiatan penunjang pendidikan-pelatihan berupa magang.

Materi pendidikan yang tersedia tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari pemenuhan kompetensi peserta pelatihan. Di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), para pencari kerja harus memiliki sertifikasi kompetensi untuk bisa bersaing di dunia kerja internasional.

”Jadi, nanti mereka yang mengikuti pelatihan akan dididik selama enam bulan dan magang di hotel bintang 4 selama 6 bulan. Setelahnya, nanti mereka akan mendapat dua sertifikat, yaitu sertifikat lokal dan sertifikat nasional yang diakui internasional,” tuturnya.

Angkatan pertama AHS telah dibuka dan memiliki peserta sebanyak 10 orang karena ini masih pertama, dan banyak masyarakat yang belum tahu.

AHS menyediakan dua departement dalam mendidik para peserta pelatihan, yaitu FB Departement dan HK Departement. FB Departement terdiri dari divisi kulineri, servis dan bartender. Untuk HK Departement terdiri dari Divisi Room, Public Area (PA), dan divisi laundry.

Selama pelatihan para peserta akan dididik secara ketat, termasuk mengenai kesehatan mereka. Para peserta pelatihan dilarang menggunakan narkoba, minum-minuman keras, dan memiliki penyakit berat ataupun menular. Sebab, pada dasarnya mereka dididik untuk memberikan pelayanan.

Kepala Dinas Pendidikan Tebo Zulkipli melalui Kabid PLS Padri yang menghadiri pembukaan perdana AHS sekaligus meresmikan pembukaan lembaga itu, mengatakan, keberadaan AHS harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya pemuda. Apalagi AHS menawarkan peluang karir di luar negeri dengan penghasilan besar.

”Kita harus berpikiran maju dan jauh ke depan. Kerja bisa di mana saja. Jadi, jangan hanya berpikiran bekerja di kampung halaman saja. Tetap ulet, gigih, dan maju dalam mengikuti pelatihan ini. Insya Allah sukses menanti anda,” ujarnya. (crew)


Related News