Bersatunya Golkar dan PDI-P, Jadi Salah Satu Penentu Kemenangan Suka-Syahlan

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Cukup berbeda dari Pilkada sebelumnya, Pilkada Tebo 2017 ternyata memunculkan fenomena politik yang baru, yakni bergabungnya Partai Golkar dan PDI-P mengusung pasangan Sukandar-Syahlan.

Koalisi dua partai besar ini dibarengi dengan juga bergabungnya PAN, PKS dan Hanura termasuk juga partai baru Perindo yang menjadi pendukung.

Fenomena ini sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Tebo, pasalnya di pemilu sebelumnya, baik Golkar maupun PDI selalu berseberangan dalam menentukan calon.

“Ini sejarah baru dalam peta perpolitikan Tebo, dan ini akan berdampak besar terhadap hasil Pilkada nanti,” ujar salah seorang masyarakat Tebo, Yakub.

Dikatakan Yakub, kedua partai ini memiliki struktur organisasi yang mengakar hingga ke tengah masyarakat, keduanya juga memiliki kader kader partai yang militan.

“Tanpa menafikan partai lainnya, tetapi memang di Tebo, dua partai inilah yang saya lihat memiliki garis massa sampai ke bawah, dan semua kadernya militan dan punya loyalitas yang tinggi,” terangnya.

Kondisi ini dikatakannya, akan menjadi salah satu factor yang bisA memenangkan kandidat yang diusungnya. Terlebih lagi dengan sokongan PAN, PKS, Hanura dan Perindo yang juga memiliki basis massa meskipun tak sebesar Golkar dan PDI-P.

“PKS kita tahu juga massanya militan, demikian juga PAN, Hanura dan Perindo, yang memiliki spot spot basis yang tidak bisa diremehkan, semuanya akan memberikan nilai positif bagi calon yang diusung,” tambahnya.

Sementara itu, pasangan Hamdi Harmain sendiri dalam Pilkada Tebo diusung oleh Demokrat, Nasdem, dan PKB ditambah Gerindra dan PPP yang jadi pendukung. Walaupun kelima partai ini juga memiliki spot spot basis massa yang siap memenangkan pasangan Hamdi-Harmain, tetapi diperkirakan masih kalah besar dengan basis massa pasangan Suka-syahlan.

“Tetap, lima partai pengusung dan pendukung Hamdi-Harmain juga punya basis massa, tetapi dari kacamata saya, jumlahnya masih kalah dengan basis massa Sukandar-Syahlan, tetapi kita lihat sajalah nanti hasilnya bagaimana,” tutupnya. (us/crew)


Related News