Proyek Pengaspalan Jalan Unit XI Rimbo Ulu, Mandek

Proyek pengaspalan Jalan Unit XI Rimbo Ulu mandek, terlihat tumpukan batu Split di tengah jalan.







"Dikerjakan Oleh Kontraktor PT Bintang Mega Raksa"

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Proyek pengaspalan jalan Unit XI Rimbo Ulu dengan nama kegiatan peningkatan pengaspalan jalan Simpang unit 1 Rimbo Bujang – Unit XI Rimbo Ulu, mandek. Tidak tahu apa masalahnya, padahal pada sekitar awal awal bulan lalu, tampak alat berat dan armada Dum Truck menyuplai Batu Split.

Namun sekarang dalam beberapa minggu ini, tidak ada lagi kegiatan Armada Dum truck dan alat berat tersebut. Yang ada hanya sekitar 100 meter saja kegiatan yang tampak seperti Batu split telah diserak ke badan jalan dan tumpukan Batu Split ditengah – tengah badan jalan.

Proyek ini diketahui berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD tahun anggaran 2016 dan dikerjakan oleh PT Bintang Mega Raksa dengan nilai Rp 10.547.397.000 dengan waktu pelaksanaan 125 hari kalender.

Iwan, salah seorang warga desa setempat sangat menyayangkan dengan mandeknya proyek pengaspalan jalan tersebut. Pada Teboonline.com, ia mengungkapkan atas keluhan masyarakat setempat terhadap kondisi proyek tersebut.

“Sudah sekian hari tumpukan batu – batu ditengah jalan dikeluhkan warga, mending kalau sudah diserak semua, itu yang numpuk ditengah jalan bikin pengendara kaget kalau dimalam hari, kadang orang naek motor enggak tahu, terus numbur tumpukan batu itu, kecelakaan jadinya,” ujar Iwan, Kamis (6/10).

Disamping itu lanjut Iwan, kalau mandek macam ini, terus kapan lagi mau selesainya pekerjaan proyek itu. Sementara pekerjaan proyek itu kan ada waktunya, Dinas PU Kabupaten Tebo harus segera menyikapi dan menegur kontraktornya agar cepat dikerjakan lagi.

Iwan juga mengaku mendapatkan informasi kalau kontraktor tersebut kekurangan Suplai Batu Split untuk proyek tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa jangan masyarakat yang menjadi korban.

“Bagusi dulu badan jalan yang sudah ditumpuki Batu – batu itu, biar warga bisa nyaman jalan disana. Kalau ada yang kecelakaan, apa kontraktornya mau tanggung jawab,” pungkas Iwan. (crew/us) 

Related News