KPU Larang Peraga Kampanye Paslon Berbau Sara

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - 3 hari setelah penetapan Paslon yang jatuh pada tanggal 24 Oktober mendatang, desain Paslon dari masing-masing Paslon yang diantaranya ada pasangan Suka-Syahlan dan Hamdi-Harmain, ternyata harus sudah disiapkan.

Dan dalam desain berbentuk pengenalan masing-masing Paslon ini, ternyata pihak KPU Tebo menegaskan jangan ada yang berbau sara, pembunuhan karakter dan perihal lain yang dapat merugikan salah satu Paslon  yang maju pada Pilkada untuk memimpin Tebo periode 2017-2022. Hal inipun dikatakan langsung oleh Ketua KPU Tebo, Basri.

"Untuk desain jelas berisikan Jargon dan bukan hal lainnya," tegas Basri.

Dan dalam kurun waktu 3 hari setelah penetepan nanti, Basri berharap paling tidak dari Paslon yang telah mendaftar sudah menyerahkan desain saat setelah penetapan Paslon dilaksanakan.

"Penyerahan desain harus saat pencambutan nomor urut nanti yang diantaranya desain spanduk, baleho dan umbul-umbul yang berbentuk soft copy," jelasnya.

Basri kembali menegaskan, agar tidak ada kerugian diantara Paslon yang mendaftar, untuk keberadaan desain perlu ada persetujuan dari KPU Tebo dengan diberlakukannya pengecekan terlebih dahulu baik itu dari kata-kata yang berbentuk sara, pembunuhan karakter, maupun yang lain.
Ketika sudah deal baru kita setujui dari bentuk desain yang akan kita pasang nantinya dititik yang telah ditentukan di kabupaten Tebo.

"Yang jelas desain yang diajukan akan kita coklit," ujarnya.

Selain itu, dari permasing-masing Paslon juga nantinya diperbolehkan untuk memperbanyak spanduk untuk peraga kampanye dengan keadaan desain harus sama dengan KPU Tebo. Untuk tekhnis pelaksanaan, peraga kampanye dari KPU yang masang adalah pihak KPU Tebo, kalau dari Paslon yang masang dari Paslon sendiri.

"Misalnya saat KPU menyediakan 100 lembar, maka Paslon memberikan tidak lebih dari 150 persen," jelasnya lagi. (crew)

Related News