Weleh-weleh…. Ada 1 Calhaj Tebo Yang Turut Jadi Korban Paspor Filipina, Jamrizal: Korban ini pakai Travel Liar

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Proses perjalanan jamaah Calon Haji (Calhaj) Indonesia tiap tahunnya tidak pernah lepas dari yang namanya permasalahan, mulai dari proses tahapan Paspor hingga sampai tiba ke Arab Saudi.

Kali ini, permasalahan yang menimpa Calhaj Indonesia adalah ada rombongan Calhaj Indonesia yang diketahui berjumlah 117 Calhaj yang berpaspor palsu atau berpaspor Filipina.

Akibatnya, niat ratusan Calhaj Indonesia untuk menunaikan rukun Islam ke 5 kandas dan mereka (Calhaj berpaspor palsu_red) juga sempat ditahan oleh pihak Imigrasi Filipina dan baru – baru ini mereka dikabarkan sudah dipulangkan ke Indonesia.

Dari 117 Calhaj berpaspor Filipina tersebut, dikabarkan pula ada dua Calhaj yang berasal dari Jambi dan salah satunya adalah Calhaj dari Kabupaten Tebo. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tebo, Jamrizal.

“Informasinya memang ada 1 Calhaj Tebo yang jadi korban paspor palsu yang ke Filipina, tapi saya kurang tahu namanya karena korban ini sewaktu pemberangkatannya, jasa travel yang memberangkatkannya tidak koordinasi dengan Kemenag,” sebut Jamrizal saat ditemui Teboonline.com, Rabu (7/9).

Jamrizal menyebutkan bahwa Calhaj berpaspor palsu itu adalah Calhaj ONH Plus dimana korban ini memakai jasa travel liar dan travel tersebut dalam setiap pemberangkatan Calhajnya tidak pernah berkoordinasi dengan Pihak Kemenag. (crew)

Related News