Penyelidikan Kayu diduga Ilegal Terus Dikembangkan

Tim Dinas Kehutanan Tebo saat membongkar muatan Kayu yang diamankan untuk diperiksa.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Penangkapan truk fuso bermuatan kayu diduga tanpa dokumen yang dilakukan oleh tim Dinas Kehutanan Tebo, Kamis (1/9) penyelidikannya terus dikembangkan.

Kabid Pengamanan dan Perlindungan hutan dinas Kehutanan Tebo Edi Sukarjo, pada Teboonline mengungkapkan bahwa barang bukti yang diamankan adalah Truk bermuatan kayu dan dua orang.

Dua orang ini adalah Sopir truk tersebut atas nama Zulkipli warga Padang dan kernetnya Dedi warga Padang.

"Sekarang semuanya masih dalam proses oleh penyidik dan akan terus dikembangkan," ujar Edi saat dijumpai di kantornya, Jumat (2/9).

Alasan ditangkapnya truk tersebut lanjut Edi, karena diduga dokumennya berbeda dengan fisik (Kayu_red) yang diangkut.

"Dokumen yang ada itu Nota jual beli antara pembeli dan yang dibeli kayu itu," lanjut Edi menerangkan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Teboonline menyebutkan bahwa kayu tersebut berasal dari kebun milik HJ warga Tebo Ulu yang dibeli oleh toke dari Pekanbaru melalui perantara WR warga Rimbo Bujang.

Kayu yang diamankan itu sejenis kayu medang labu dan Meranti perbatangnya sepanjang 260 cm dengan diameter rata - rata 30 ap dan total kayu yang diamankan sekitar 20 kubik. (Crew)

Related News