Semester Satu, Realisasi PAD Tebo Dibawah Ekspektasi. Agung : Dinas Pu Jadi Yang Terendah Dengan Realisasi 1,5 Persen

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Realisasi PAD Kabupaten Tebo pada semester pertama atau hingga Bulan Juni 2016 masih jauh dibawah ekspektasi. Dan yang paling disorot ialah Dinas PU Tebo dengan Realisasi PAD Alkalnya hanya sebesar 1,5 persen.

Kabid Penagihan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tebo, Agung Purwo Siswono saat dikonfirmasi Teboonline.com mengatakan bahwa Realisasi PAD Kabupaten Tebo hingga Juni 2016 atau semester satu jauh dibawah ekspektasi.

"Untuk Realisasi PAD pada semester pertama ini belum maksimal, mudah-mudahan hingga akhir tahun nanti bisa tercapai sesuai target," ujar Agung.

Ditanya mengenai SKPD yang realisasinya paling rendah, Agung mengatakan bahwa ada 4 SKPD yang realisasinya paling rendah. "Realisai yang paling rendah ialah Dinas PU, Dinas Pasar, Dinas Perikanan, dan Dinas Perhubungan," ungkap Agung.

Dari data Dispenda Tebo, Dinas Pekerjaan Umum Tebo yang paling Terendah Realisasi Alkal dengan Pemakaian Alat Beratnya hanya 1,5 persen dari target Rp 250 juta dan hanya terealisasi hingga juni hanya Rp 3.9 Juta.

Terkait Rendahnya Realisasi PAD dari Alkal Dinas PU Tebo bukanlah permasalahan saat ini saja, namun sejak dua tahun belakangan ini Realiasi Alkal tidak pernah mencapai target atau dibawah 70 persen. Dan Tahun 2016 ini yang terparah realisasinya hanya 1,5 persen. Padahal anggaran yang
dikucurkan untuk pemeliharaan alat berat tersebut pertahunnya mencapai Rp 400 juta.

Peringkat kedua realisasi terendah ialah Dinas Perikanan dan Peternakan yang Realisasinya hanya 17 persen hingga Juni 2016 dari target Rp 302 juta. Disusul Dinas Perindagkop dengab Realisasi PAD pada semester pertama yaitu dari target Rp 734 juta baru terealisasi Rp 276 juta atau 37.63 %. Dinas
Perindagkop juga selalu menjadi sorotan karena beberapa tahun belakangan ini selalu tidak pernah mencapai target PAD.

Dan selanjutnya ialah Dinas Perhubungan dengan Realisaai dari retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum ditargetkan Rp 50 Juta terealisasi Rp 24 juta atau 48 %, Pengujian kendaraan bermotor
dengan target Rp 75 juta realisasinya Rp 21.9  juta atau 29.29%,  Retribusi Terminal Muara Tebo ditargetkan Rp 320 juta terealisasi Rp 195.3  juta atau 61.04%, dan Terminal Rimbo Bujang yang targetkannya PADnya Rp  55 juta namun hanya terealisasi hingga Juni 2016 sebesar Rp 11 juta atau 20 %.

Dengan Banyaknya SKPD yang belum secara maksimal merealisasikan PAD yang telah ditentukan Bupati Tebo melalui Sekda Tebo Harmain menekan kepada seluruh SKPD di Kabupate Tebo wajib mencapai taget PAD yang telah ditentukan. Dan nantinya pada akhir tahun, para SKPD akan dievaluasi.

"Kita berharal akhir tahun nanti target PAD kita bisa tercapai, dan itu sudah ditekankan Bupati melalui Sekda bahwa SKPD wajib mencapai target PAD yang telah ditentukan. Karena jika tidak tercapai akan berpengaruh dengan devisit anggaran," tuntas Agung. (crew)

Related News