Polsek Rimbo Bujang Limpahkan Kasus Penembakan Cak Sahrohman

Anggota Polsek Rimbo Bujang saat melimpahkan berkas tsk penembakan Cak Sarohman ke Kejari Tebo.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Masih ingat dengan kejadian penembakan cak Sahrohman dibelakang Masjid At Taqwa jalan Pahlawan Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang pada hari Sabtu tanggal 26 Maret 2016 sekira pukul 01.00 wib dan beberapa waktu lalu Polsek Rimbo Bujang dibantu Sat Reskrim Polres Tebo berhasil mengungkap kasus penembakan tersebut. 

Dalam proses penyelidikannya diduga pelaku berjumlah 9 orang,  2 orang tertangkap di Kecamatan VII Koto dan 7 orang lagi masih dalam proses penyelidikan oleh Polsek Rimbo Bujang.

Waktu yang begitu panjang pada akhirnya hari Kamis tanggal 11 Agustus 2016 pukul 13.00 wib, Unit Reskrim Polsek Rimbo Bujang, Jumat (12/8) telah melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Tahap Dua Kejaksaan Negri Tebo dalam kasus dugaan Percobaan pembunuhan dengan menggunakan senjata api.

Dalam pelimpahan Tahap Dua ini dilakukan oleh Kapolsek Rimbo Bujang Akp Andi Zulkifli S.IK melalui Ps. Kanit Reskrim Polsek Rimbo Bujang Bripka Ary Wahyudi kepada Jaksa Penuntut Umum. Penyidik Polsek Rimbo Bujang menetapkan tersangka dengan inisial LL dan DG.

“Dua orang TSK ditahan oleh pihak kejaksaan di LP Muara Tebo Pelimpahan tersangka dan barang bukti ini kita lakukan karna memang berkasnya sudah lengkap (P-21)" ujar Ary Wahyudi pada Teboonline.com.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Tebo Rosandi.SH menyebutkan dengan adanya Tahap Dua tersebut, bersama tim JPU Kejari Tebo segera menyusun dakwaan untuk dilampirkan kepada berkas perkara yang selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan (PN) Negri Tebo untuk disidangkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka yang ditahan di Polres Tebo selanjutnya setelah berkas sudah lengkap diserahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Tebo, tambah Ary Wahyudi.

Dengan hal ini tersangka dijerat dengan sangkaan satu pasal 338 junto 53 subsider  tentang 352 ayat 2 dengan ancaman hukuman 20 th dan sangkaan dua pasal 1 UU darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang Lahgun Senjata Api dengan ancaman hukuman 12 tahun  penjara. (crew)


Related News