Penyumbang Hotspot Terbesar, Tebo Tak Anggarkan Bencana Karhutla

H.SUKANDAR.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Bupati Tebo H.Sukandar menegaskan untuk penanggulangan bencana Karhutla, Pemkab Tebo tidak menyediakan pos anggaran. Pasalnya, penanggulangan Karhutla kini sudah diambil alih oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

"Untuk Karhutla kita tidak menganggarkan. Tapi kalau untuk uang makan, operasional petugas itu tetap ada," kata Sukandar meyakini.

Dia bilang untuk bemcana Karhutla Kabupaten Tebo memang jadi daerah rawan kebakaran. Pihaknya tetap berkordinasi dengan Polsek, Polres dan Dandim untuk mengantisipasi munculnya bencana kebakaran. 

 "Kalau Tebo memang dari tahun ke tahun menjadi daerah penyumbang terbanyak sebaran titik api. Ini hampir 75 persen Tebo memiliki kawasan terbuka yang kapanpun bisa berpotensi munculnya titik api," timpalnya.

Sukandar juga meminta kerjasamanya kepada pihak perusahaan pemegang izin konsesi untuk menekan munculnya adanya aktifitas pembakaran sekecil mungkin. Pasalnya, Tebo sendiri masuk lima besar setelah Muaro Jambi, Tanjab Timur dan Tanjab Barat sebagai daerah penyumbang terbanyak titik api.

"Tebo berbeda dengan Muara Jambi atau Sabak, kawasan hutannya berada di lahan gambut, kalau Tebo biasanya di kawasan eks HP atau ladang masyarakat," sebutnya.

Terakhir untuk mengantisipasi munculnya titik api, dihimbau kepada masyarakat yang ingin berladang jangan melakukan aktifitas pembakaran, karena ini sangat dilarang. UU kehutanan juga sudah mengatur dan melarang dan pelakunya bakal ditindak sesuai hukum yang berlaku. (crew)

Related News