PAN Tegaskan Belum Tentukan Sikap Politik Pilbup Tebo

Jefri: PAN Berorientasi Dapat Keuntungan Politik Dari Calon Yang Didukung

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) propinsi Jambi menegaskan belum menentukan sikap politiknya terhadap Pemilihan calon Bupati Tebo yang bakal digelar pada Februari 2017 mendatang.

Partai berlambangkan Matahari ini, tengah melakukan survey terhadap calon yang telah mendaftarkan diri pada saat PAN membuka pendaftaran calon Bupati Tebo dan dipastikan, pada akhir Agustus ini hasil survey yang dilakukan dengan objektif tersebut akan diumumkan.

Terkait calon mana yang lebih berpeluang untuk mendapatkan dukungan PAN pada Pilbup Tebo mendatang, setiap calon yang mendaftar tersebut sama – sama memiliki peluang yang sama untuk didukung oleh PAN.

PAN tidak mesti berpatokan atau berkecenderungan untuk memutuskan dukungan terhadap calon Petahana H Sukandar yang digadangkan sebagai calon terkuat di Pilbup Tebo ini.
Keuntungan Politik dan kontribusi untuk partai, itu menjadi salah satu orientasi dan pertimbangan PAN untuk mendukung calon. Kalau tidak ada keuntungan politik untuk partai maka PAN tidak akan mendukung calon tersebut.

Meskipun saat ini, peta politik di Tebo menunjukan Pasangan calon Sukandar – Syahlan yang diusung oleh PDIP – Golkar sebagai calon yang terkuat, namun ketika PAN bergabung ke koalisi tersebut tidak mendapatkan keuntungan politik, maka PAN juga akan mempertimbangkannya kembali untuk mendukung Sukandar - Syahlan.

Demikian dikatakan oleh Sekjend DPW PAN Provinsi Jambi, Jefri Hendri saat dikonfirmasi Teboonline.com terkait arah dan sikap politik partai yang saat ini dikomandoi oleh Zumi Zola Zulkifli terhadap Pilbup Tebo 2017.

“PAN tetap berorientasi pada keuntungan politik saat mendukung calon, misalnya PAN berkoalisi dengan partai lain, PAN harus munculkan kadernya untuk nomor 1 atau nomor 2 yang nantinya dapat membesarkan nama partai,” ujar Jefri saat dihubungi via Ponsel, Senin (15/8)

Namun disatu sisi PAN tidak bisa memaksakan kondisi jika survey lebih tinggi calon lain daripada calon yang dimunculkan oleh PAN. Karena, instrument politik itu bisa saja terjadi karena keadaan dan situasi politik itu sendiri. (crew)

Related News