Diduga Tilep Uang Kas, Danton Linmas Desa Sapta Mulya Didemo Anggotanya

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Kendati  nilainya tidak terlalu banyak, namun Uang bisa membuat orang gelap mata dan fikiran. Seperti yang dilakukan Komandan Pleton (Danton) Linmas Desa Sapta Mulya Kecamatan Rimbo Bujang, Kusman.

Hanya diduga karena menilep uang Kas organisasi Linmas senilai Rp 1,6 Juta, akibatnya fatal dan yang bersangkutan didemo anggotanya Sendiri, Senin (1/8).

Kejadi ini pun dibenarkan oleh Kades Sapta Mulya Kecamatan Rimbo Bujang, Bagiyo Santoso. Saat dikonfirmasi teboonline.com Kades mengatakan, Danton Linmas dan anggotanya mendatangi Kantor Desa Sapta Mulya, untuk diselesaikan terkait kasus ke uangan di internalnya. Setelah dimediasi oleh aparat desa, Danton Linmas kusman yang menggunakan Uang organisasi bersedia mengembalikannya dalam tempo Dua Bulan.

"Ya benar,  dalam pertemuan antara Danton Kusman dan Anggotanya, Kusman mengakui perbuatannya dan  bersedia mengembalikannya uang yang dipakainya dalam tenggat  waktu Dua Bulan," ungkap Kedes Sapta Mulya Bagyo, Selasa (2/7).

Imbuh Kades, didalam anggaran Desa Honor untuk Linmas tidak ada, namun yang ada hanya untuk organisasi Linmas yang diperuntukkan sebagai dana operasional jika ada kegiatan-kegiatan di Desa.

"Honor untuk Linmas memang tidak dianggarkan,yang ada hanya untuk organisasinya, gunanya untuk operasional jika ada kegiatan di Desa," jelas Kades Bagyo.

Lanjut Kades, pihaknya berharap kasus tersebut tidak sampai menimbulkan perpecahan ditubuh Korps Linmas Desa Sapta mulya. Mengingat, Linmas atau yang dikenal Hansip merupakan ujung tombak menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan masyarakat.

"Sekarang tidak ada masalah lagi atau sudah Clear. Diharapkan semua kembali untuk bertugas seperti biasa, menjaga keutuhan persatuan kesatuan dan bertugas bersama masyarakat menjaga adanya gangguan Kamtibmas di Desa Sapta Mulya,” pungkasnya (crew/asa)

Related News