Banyak Warga Luar Yang Tersesat Saat Melintas Di Kota Tebo, Ini Dia Penyebabnya...!!!

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Kabupaten Tebo hingga saat ini ternyata belum memiliki
julukan karena belum adanya pengukuhan nama daerah seperti kota pahlawan, kota sejarah, kota pendidikan atau kota lamo.

Hal ini jelas menjadi perihal pengakuan yang harus cepat diasumsikan agar seluruh masyarakat kabupaten dalam maupun luar agar mengetahui bahwa Kabupaten Tebo sebenarnya sebagai kota yang memiliki julukan khusus. Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Perkotaan, Pertamaan dan
Kebersihan Tebo, Eko Putra.

"Saya sudah pinta Pemkab Tebo untuk mengukuhkan Tebo menjadi kota pahlawan, sejarah, pendidikan atau kota lamo. Namun sampai hari ini hal tersebut masih belum terwujud," ungkap Eko.

Yang lebih mirisnya lagi, Eko membeberkan bahwasanya Kabupaten Tebo sendiri juga belum menetapkan nama jalan sehingga banyak masyarakat kabupaten luar daerah yang hendak menuju Bungo ataupun padang yang melintas di Tebo banyak yang tersesat ke wilayah pasar Tebo yang
merupakan akses buntu karena tidak adanya nama jalan dikarenakan masih berpatokannya nama jalan saat kabupaten Tebo dan Bungo masih belum mengalami pemekaran.

"Dan bahkan sampai hari  inipun juga Tebo tidak memiliki nama jalan yang diperdakan sehingga banyak laporan, setiap orang yang mau ke Bungo atau ke Padang selalu sesat ke pasar karena tidak ada nama jalan," terangnya.

"Padahal Camat sudah sering mengadakan rapat, namun masih saja tetap menggunakan nama saat Tebo masih bersama dengan Bungo," terangnya lagi.

Akan hal inipun dirinya berharap agar Pemkab Tebo mau bekerja sama dengan instansi terkait agar segera cepat mengambil tindakan dan memberi nama dari setiap jalur atau pun jalan yang belum memiliki nama.

Setidaknya, hal tersebut bisa mempermudah masyarakat dalam maupun luar Kabupaten Tebo saat menggunakan akses dan mengetahui nama jalan yang hingga saat ini masih belum jelas namanya. Apalagi dalam hal ini, Dinas Perkotaan tidak memiliki tupoksi mengenai adanya penamaan jalan.

"Itu salah satu hal yang perlu dibicarakan namun apabila saat dibuatkan nama jalan dari dinas ini (Perkotaan, red) ditakutkan tidak sesuai dengan tupoksinya," tukasnya. (crew)

Related News