Bakal Sengit, Sukandar vs Yopi Jilid II Akan Terjadi Di Pilbup Tebo 2017


Buntut Mundurnya Sapto Dari Pencalonan

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Bakal mundurnya Sry Sapto Edi atau Sapto dari pencalonan Pilkada Tebo 2017 mendatang, merubah total peta politik di Kabupaten Tebo, yang mana tadinya Sapto santer di sebut-sebut sebagai lawan kuat Sukandar, kini justru nama Yopi Muthalib yang ramai di bicarakan menjadi lawan kuat Sukandar.

Sapto, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa dirinya akan siap mengabdi di Provinsi Jambi jika Gubernur Jambi memintanya. "Kalau memang pak Gubernur meminta saya untuk bertahan, saya siap. Yang jelas saya ingin ketemu dulu dengan pak Gubernur untuk membicarakan soal itu," terang Sapto, Selasa (30/8).

Disamping itu, Yopi sendiri sebelumnya telah mengatakan bahwa ia tidak takut untuk berhadapan dengan siapapun di Pilkada Tebo 2017 mendatang, baik itu head to head dengan calon petahana H. Sukandar yang sudah mengantongi 17 kursi dari Golkar dan PDIP.

"Saya sangat siap untuk head to head, itu yang kita harapkan. Mungkin Pilkada ‎lalu bisa dilihat hasil awalnya, terlepas dari putusan MK," tegas Yopi beberapa waktu lalu.

Kabar akan terjadinya drama di tahun 2017 ini menjadi pembicaraan hangat ditengah masyarakat, dimana menurut warga hal tersebut besar kemungkinan terjadi jika hanya ada dua pasangan calon saja yang akan bertarung di Pilkada Tebo.

"Kalau dua pasang calon yang bertarung kita yakin Yopi dan Sukandar akan berhadapan lagi, tapi kita tidak tau apakah nanti itu Yopi-Hamdi atau sebaliknya," sebut salah satu warga yang mengikuti perkembangan politik Tebo tanpa mau dituliskan identitasnya.

Sementara itu, sekedar mengingatkan bahwa Sri Sapto Edy belum memberikan kepastian soal batalnya ia mencalonkan diri, hal tersebut menurutnya akan ia putuskan dalam satu pekan ke depan. Sebab katanya, empat partai yang intens melakukan komunikasi dengannya juga menunggu
keputusan dari dirinya.

"Demokrat, Gerindra, PKB dan Hanura juga menunggu keputusan dari saya. Sebab, rekomendasi partai sudah harus turun sebelum tanggal 20 September 2016. Jadi dalam satu pekan ke depan keputusan dari saya sudah harus ada," jelasnya.

Saat ditanya soal kabar bahwa Ia mundur karena sudah mendapat garansi jabatan dari Gubernur, Sapto tidak membantah hal itu. Tapi lagi-lagi ia menegaskan bahwa apa pun keputusan dari Gubernur, ia siap menjalankannya.

"Sebagai bawahan tentu kita harus siap. Soal maju atau tidaknya kita juga harus izin ke pimpinan dulu. Maka dari itu, dalam waktu dekat ini saya akan bertemu dengan Gubernur, setelah itu baru saya putuskan," pungkasnya.

Untuk diketahui, pada Pilbup Tebo tahun 2011 lalu terjadi dua kali putaran yang berakhir di Meja Mahkamah Konstitusi antara terlapor dan pelapor adalah Paslon Sukandar-Hamdi dengan Yopi-Sapto dan dimenangkan oleh Sukandar-Hamdi. Jika memang Yopi benar - benar maju di Pilbup
Tebo ini, itu artinya Sukandar VS Yopi bakal terulang kembali. (crew)

Related News