Investigasi Kematian Balita Usai Di Imunisasi Sudah Final, Sumiyati: Meninggal Disebabkan Paru – paru Almarhum Kemasukan Makanan

SUMIYATI.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Tim investigasi besutan Komisi I DPRD Kabupaten Tebo telah turun ke lapangan untuk mengcross cek langsung kematian Balita Dian Reza Al Faruk usai di Imunisasi bebepa pecan yang lalu.

Balita yang berusia 4 bulan anak dari Rokhim, warga desa Suka Maju Kecamatan Rimbo Ulu ini, berdasarkan hasil diagnosa dan keterangan serta pemeriksaan pihak Rumah Sakit Bersaudara Muara Bungo tempat Balita dirujuk dan meninggal dunia setelah sebelumnya ditangani di Puskesmas Rimbo Ulu, Balita tersebut mengalami Aspirasi makanan di Paru – paru.

Aspirasi makanan dalam istilah medisnya itu, disebabkan karena anak tersebut tersendak makanan saat disuap oleh orang tuanya. Berdasarkan hasil keterangan dari RSU Bersaudara tersebut, tim Investigasi Komisi I tersebut merelevankannya dengan mendatangi Orang tua si Balita dan memintai keterangan kepada pihak Puskesmas Rimbo Ulu.

Saat dimintai keterangan, orang tua si Balita pun mengakui bahwa si Balita pernah tersendak makanan saat diberi makan sebelum Balita tersebut mengalami panas tinggi hingga di rujuk ke RSU Bersaudara.

Demikian dinyatakan oleh Sumiyati, anggota tim investigasi dari Komisi I DPRD Kabupaten Tebo. “Investigasi terkait kematian Dian Reza Al Faruk sudah final, berdasarkan rekam medisnya di RSU Bersaudara, setelah dicek dengan alat, Paru-paru Almarhum kemasukan makanan dan orang tua Balita itu pun mengakuinya saat tim berkunjung ke kediamannya,” ujar Sumiyati saat meluruskan adanya tudingan ketidak seriusan tim invetigasi menangani kasus tersebut pada Teboonline.com, Minggu (24/7).

Jadi lanjut Sumiyati, hasil final ini nanti akan dilaporkan ke Ketua Komisi I secara resmi dan pihak Dinas Kesehatan sendiri, pernah berstatemen di Media terkait Kabupaten Tebo untuk saat ini bebas dari Vaksin palsu. (crew)




Related News