Guru Penerima Sertifikasi, Siap-Siap Tergerus Permendikbud No 17 Th 2016

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dinas Dikbudpora Kabupaten Tebo, menggelar Sosialisasi Permendikbud Nomor 17 Tahun 2016, bertempat di Aula Dinas Dikbudpora, Rabu (20/7).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Kadis Dikbupora, Kabid Dikdas, Kasi Sertifikasi, para Kepala UPTD Dikbudpora, Pengawas Sekolah dan Kepsek SD se Kabupaten Tebo.

Kadis Dikbudpora Kabupaten Tebo, Zulkipli,S.Pd,M.Si mengatakan, berharap kepada Kabid Dikdas dan Tim untuk bekerja sama dengan UPTD Dikbudpora, agar mampu memecahkan permasalahan kendala penerimaan tunjangan Sertifikasi Guru yang ada di Kabupaten Tebo.

”Saya minta, Kabid. Dikdas dan Kepala UPTD dapat menyelesaikan persoalan yang ada seperti jumlah Guru penerima Sertifikasi di beberapa Sekolahan tidak sesuai dengan minimnya Siswa yang ada,” papar Kadis Dikbudpora Zulkipli.

Dikatakannya, sesuai Permendikbud Nomor 17 Tahun 2016, Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) penyaluran tunjangan profesi dan tambahan penghasilan bagi Guru PNS, bagi Guru penerima Sertifikasi yang jumlah Siswanya minim.

Solusinya ada dua pilihan yakni Guru tersebut  tetap menerima tunjangan Sertifikasi tetapi harus pindah tugas ke Sekolah lain yang jumlah Siswanya memenuhi standar kuota yang ditetapkan. Sebaliknya, Guru tersebut dengan konsekwensi tetap bertahan bertugas di Sekolahan yang lama tetapi tidak menerima lagi tunjangan Sertifikasi.

Sekdis Dikbudpora Kabupaten Tebo, Triyatna,S.Pd,M.Si dikonfirmasi menyebutkan, sebenarnya peraturan Penerimaan Sertifikasi Guru sudah diatur sejak Tahun 2008 yang lalu, terkait standar jumlah murid di Kelas yang ada di Sekolah. Diantaranya TK 15 : 1, SD 20 : 1 , MI 15 : 1, SMP 20 : 1, MTs 15 : 1,  SMA 20 : 1, MA 15 : 1, SMK 15 : 1 dan MAK 12 : 1.

”Inilah pedoman bagi penerima tunjangan sertifikasi Guru yang harus direalisasikan pada Tahun Ajaran 2016 - 2017,” tandas Sekdis Triyatna. (zam/asa)

Related News