Dikeroyok Teman Sekelas, Bima Siswa MTs Rimbo Mulyo Kritis & Defresi

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Tindakan kekerasan kembali terjadi di lingkungan Sekolah, kali ini korbannya yakni Bima Khairudin (15) Siswa Kelas 9 MTs Negeri Desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.

Korban, mengalami kritis dan devresi akibat dikeroyok dan dianiaya oleh Gading CS (Empat orang-red) yang diketahui adalah teman sekelas korban. Saat ini,  korban dirawat di RSUD STS Tebo.

Kronologisnya, Korban diduga dianiaya oleh Kelompok Gading CS teman Satu Kelasnya pada saat kegiatan Class meting usai ujian kenaikan kelas. Terungkapnya Kasus tersebut, berawal saat orang tua korban, Dimas Hermanto Warga Jalan Rajawali Desa Sapta Mulya Rimbo Bujang mengantarkan anaknya (Korban-red) untuk berobat, karena sebelumnya korban terus mengeluhkan rasa sakit dibagian dada, kepala dan perut.

Dimas Hermanto, Orang tua Korban dikonfirmasi teboonline.com  menuturkan, Saat ditanyai dan dibujuk oleh dokter yang memeriksanya, korban akhirnya mengakui jika sakit yang dialaminya di akibatkan dikeroyok dan dianiaya oleh Kelompok Gading CS yang merupakan teman sekelasnya. Peristiwa pengeroyokan terjadi dilapangan sepak bola MTS Negeri Rimbo Mulyo saat Class meting sebelum bulan puasa lalu.

"Anak Saya Bima Khairudin, keadaannya kritis, Kepala, Dada, perut dan kandung kemih serta mengalami devresi, saat ini dirawat di RSUD  STS Tebo untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Dimas Hermanto, Minggu (24/7).

Imbuh Dimas Hermanto, dirinya tidak menerima anaknya mengalami penganiayaan dan akan melapor ke Polisi. Sangat disayangkan, tidak ada niat baik pihak Sekolahan dan pihak para Orang tua pelaku untuk melakukan koordinasi atau mediasi terkait kasus penganiayaan ini.

"Padahal Saya sudah melapor ke Sekolahan, dan sudah ada empat hari anak saya dirawat di Rumah Sakit tidak ada seorang pun pihak Sekolahan menjenguknya," beber Dimas Hermanto.

Kapolsek Rimbo Bujang, AKP Andi Zulkifli.SIK dikonfirmasi menyebutkan, membenarkan pihak Orang tua Korban sudah melapor ke Mapolsek Rimbo Bujang.

"Ya, benar pihak Orang tua Korban sudah melapor di Polsek. Saya sudah Kirim anggota unttuk Cross Cek dilapangan," jelas Kapolsek AKP Andi Zulkifli,SIK, pada teboonline.com.

Sampai berita ini diturunkan, kepsek MTsN Rimbo Mulyo, Sahrul belum dapat dikonfirmasi terkait Kasus penganiayaan Bima Khairudin Siswa Kelas 9 MTsN Rimbo Mulyo. (zam/asa)

Related News