Timgab YLKI Jambi Segera Turun ke Rimbo Ulu, Terkait Meninggalnya Balita Usai Di Imunisasi

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO -  Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Jambi, merupakan Lembaga yang menangani perlindungan konsumen dalam hal hak dan kewajibannya.

Antara lain seperti masalah kesehatan termasuk obat-obatan, air bersih, sanitasi, gender dan lainnya serta hukum sebagai penunjangnya.

Terkait hebohnya pemberitaan di media masa atas meninggalnya setelah di Imunisasi Balita berusia 5 bulan Dian Reza Al Faruq buah hati pasangan Rokhim dan Eka, warga Desa Sukamaju kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo.

YLKI Provinsi Jambi, menanggapi serius kasus meninggalnya Dian Reza Al Faruq tersebut dan pihaknya akan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membentuk Tim Gabungan, akan segera turun ke Tebo untuk melakukan investigasi terkait meninggalnya Dian Reza Al Faruq di Rimbo Ulu.

”Ya, kita sangat serius adanya pemberitaan dan laporan Balita yang meinggal dunia setelah di imunisasi di Rimbo Ulu,” ungkap Ketua YLKI Provinsi Jambi, Ibnu Khaldun pada teboonline.com, Minggu (26/6).

Dikatakannya, saat ini dibeberapa daerah dihebohkan dengan beredarnya Vaksin palsu yang dapat membahayakan nyawa manusia. Oleh karenanya,Tim Gabungan (Timgab) YLKI Jambi sangat serius segera melakukan investigasi ke Kabupaten Tebo terkait meninggalnya Balita Dian Reza Al Faruq di Rimbo Ulu.       

”Saya sudah berkoordinasi dengan pihak BPOM dan Dinkes provinsi Jambi untuk membentuk Tim Gabungan dan segera Turun melakukan investigasi ke Rimbo Ulu Kabupatan Tebo dan kita juga segera akan menyurati Bupati Tebo,” tandas Ketua YLKI Jambi, Ibnu Khaldun pada teboonline.com.

Diketahui, Kontradiksi pernyataan dari dua Versi sumber medis, terkait meninggalnya Dian Reza Al Faruq. Seperti pernyataan dr Sanusi Kepala Puskesmas Rimbo Ulu dan pernyataan Ridwan Kadis Kesehatan Tebo, mengklaim almarhum Dian Reza Al Faruq sebelum di imunisasi punya catatan Kesehatan kelainan jantung.

Pernyataan tersebut sangat bertolak belakang dengan pernyataan dr Krisna spesialis anak, yang menyatakan sebelum di imunisasi almarhum Dian Reza Al Faruq tidak punya kelainan jantung. (zam)

Related News