Friday, June 24, 2016

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Perkembangan narkoba yang dinilai potensial pada saat ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran bagi semua kalangan masyarakat agar tidak terjerumus kepada permasalahan penyalah gunaan narkoba. Hal ini katakan langsung oleh kapolres Tebo, AKBP Aman Guntoro.

"Indonesia ini negara terbuka. Dari sebanyak 250 juta orang, itu merupakan masa yang sangat potensial, itu sangat mudah untuk dipengaruhi, jadi disanalah narkoba bisa masuk kemasyarakat baik itu ekonomi masyarakat kebawah hingga keatas maupun dari aparat hingga pejabat. Semua lapisan masyarakat harus memiliki kesadaran agar terhindar dari hal tersebut," ujarnya.

Kapolres Tebo, Aman menghimbau agar seluruh elemen lapisan masyarakat bisa memiliki kegiatan yang rutin agar terhindar dari hal-hal negatif. Selain kesibukan, komitmen untuk tidak terjerumus kepada hal-hal negatif juga perlu dibuat dan dilaksanakan karena pada dasarnya apabila sudah terlibat, maka proses hukum lah yang akan berbicara meskipun hal tersebut tidak banyak dikehendaki banyak orang.

"Hukum tidak bisa menyelesaikan secara tuntas, seharusnya ada kegiatan-kegiatan yang harus kita buat. Solusinya, diawali dari diri kita sendiri, kita berkomitmen agar tidak dipengaruhi oleh narkoba, lingkungan hingga tokoh masyarakatpun juga ikut berkomitmen agar menjadi suport bagi masyarakatnya sendiri," harapnya Kapolres Tebo.

Aman menyebutkan bahwa permasalahan penyalah gunaan narkoba merupakan tantangan berat, banyak kendala yang  dihadapi dilapangan. Apalagi penangkapan untuk pengguna narkoba tidak sama dengan penangkapan pencuri karena ada ketentuan-ketentuan yang harus dilakukan. Apalagi, kalau tertangkap tapi hasil negatif dan barang tidak ada, itu tentu menjadi permasalahan dan menjadi tidak mudah untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Untuk melaksanakan penangkapan, harus ada bukti maupun saksi. dan itu merupakan tantangan yang harus kita lalui," jelasnya.

Aman menegaskan bahwa sebenarnya untuk obat-obatan yang terkandung dalam jenis narkoba sebenarnya tidak dilarang selagi itu untuk kepentingan medis. Namun apabila itu dipersalahgunakan, jelas hukum yang akan bertindak karena itu merupakan perihal yang salah.

"Narkoba tidak dilarang, tapi penyalah gunaannya yang dilarang," tuntasnya. (crew)