Pilih Hormati Pedagang Daripada Masyarakat, Pemda Tebo Tidak Laksanakan Operasi Pasar

Bupati Tebo H Sukandar.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Untuk harga sembako yang terus merangkak naik, Pemerintah Daerah Tebo melalui Bupati Tebo H. Sukandar mengaku bahwa pada tahun ini tidak melaksanakan operasi pasar dikarenakan penghormatan yang dihaturkan kepada para pedagang pasar.

"Pada tahun ini Kami (Pemda_red) tidak melakukan operasi pasar karena disisi lain kami menghormati para pedagang. Apalagi untuk harga barang dagangan yang salah satunya daging. atas instruksi dari atas seharga 85.000 rupiah, namun para pedagang disini (Pasar Tebo_red) tetap menjual seharga Rp 120.000 karena disesuaikan dengan keadaan dan ketentuan dari para pedagang," jelas H. Sukandar.

Meski tidak melakukan operasi pasar, H. Sukandar mengaku bahwa pihaknya tetap melakukan kontrol dengan cara melaksanakan pemantauan karena diharapkan juga seperti pedagang daging di Tebo bisa memenuhi kuota daging yang dibutuhkan ditingkat nasional.

"Pada Tahun inipun kami hanya sebatas memantau melalui dinas peternakan, dan diharapkan daging sapi Di Tebo bisa memenuhi kebutuhan, terutama masyarakat Tebo," jelasnya lagi.

Dan perlu diketahui, meski harga banyak yang naik akan tetapi untuk harga komodotif di pasar, kepala koperindag dan kebersihan pasar, Sindi meyakini bahwa untuk harganya masih stabil.

"Untuk harga barang dagangan hasil pemantauan dinas koperindag dan pengelolaan pasar, harga barang dagangan dipasar tradisional Di Tebo masih dalam keadaan stabil," ujarnya. (crew)

Related News