Lambat, Pekerjaan Proyek Jalan Simpang Betung - Muara Tabir Tuai Kritikan

Pekerjaan proyek jalan Simpang Betung - Muara Tabir
lambat hingga menuai kritikan warga.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Pekerjaan proyek peningkatan jalan simpang Betung - Muara Tabir yang menggunakan dana APBD Provinsi Jambi Tahun anggaran 2016 dengan nilai kontrak Rp 6.154.720.000,00 menuai kritikan dari warga.

Pasalnya, selain dinilai lambat, pekerjaan tersebut terkesan amburadul dan lambat. Hal ini disampaikan oleh Suherman, salah satu warga setempat kepada Teboonline.com, selasa (14/6).

Ia mengatakan, Rekanan terkesan tidak serius mengerjakan pekerjaan ini, seharusnya pengaspalan ini sudah bisa dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu, kenapa baru dikerjakan sekarang, itu pun kadang bekerja kadang tidak.

"Coba sesudah pengerasan jalan kemarin jalan ini langsung diaspal, tentu kami tidak menikmati debu yang bahkan sampai ke dapur yang dikwatirkan dapat mengganggu kesehatan keluarga kami," ujarnya.

Menurut suherman, stopnya pekerjaan tersebut beberapa bulan usai pengerasan jalan bukan hanya menggangu penduduk sekitar jalan, tapi juga pengguna jalan, terutama pengendara bermotor yang perlu lebih berhati- hati karena selain debu batu yang diampar di jalan dan belum dikompek itu berpotensi menyebabkan kecelakaan.

"Pernah beberapa waktu lalu ada pengendara bermotor yang jatuh karena tergelincir di jalan tersebut, padahal dia memacu sepeda motornya dengan perlahan, untung hanya lecet- lecet saja," ceritanya.

"Jangan mentang- mentang hari kerjanya belum habis mereka (Rekanan_red) seenaknya saja meninggalkan material di jalan yang bisa menyebabkan debu dan membahayakan pengendara. Boleh ditinggalkan seharusnya setelah dipadatkan dan untuk mengurangi debu siapkan saja tangki penyiraman sementara kalau memang masih ada pekerjaan ditempat lain seperti pekerjaan pengaspalan jalan nasional di Sungai Bengkal tahun kemarin, jadi pengguna jalan dan warga sekitar tidak merasa terganggu," katanya memaparkan.

Warga juga minta kepada pihak kontraktor untuk benar- benar memperhatikan kwalitas dan kwantitas jalan yang dikerjakan tersebut, karena jalan ini sering dilalui kendaraan bermuatan berat seperti angkutan TBS sawit dan minyak CPO PT.Makin. (ga)

Related News