Komisi I DPRD Tebo Investigasi Kematian Balita Usai Di Imunisasi Di Rimbo Ulu

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tebo, Sumiyati dan Asriyati saat mengkonfirmasi Puskesmas Rimbo Ulu
terkait kematian Balita Dian Reza Al Faruq usai di Imunisasi.
TEBOONLINE.COM, RIMBOULU - Dalam rangka kepedulian DPRD Kabupaten Tebo dan sekaligus menindak lanjuti misteri kematian Alm. Dian Reza Al Faruq usai di imunisasi oleh Bidan Rahma beberapa waktu lalu, Hj. Sumiyati S.pdi dan Asriyati, anggota komisi I DPRD KabupatenTebo, Rabu 29/6, turun langsung ke Puskesmas Rimbo Ulu untuk mempertanyakan langsung kronologi kejadian tersebut.

Dalam kunjungan itu turut dihadirkan juga T. Rahmah yang nota bene Bidan pencatat yang menyuntik almarhum, Siti Musyanah (Bidan desa yg menangani kelahiran almarhum,red), dan Dian Lestari (Petugas Imunisasi_red) untuk dimintai keterangan langsung.

Kepala UPTD PUSKESMAS Rimbo Ulu, H. Sanusi ketika ditanya mengenai penyebab kematian Balita berusia 5 bulan tersebut mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan tidak ada kaitannya antara kematian bayi tersebut dengan imunisasi.

"Tidak ada kaitannya buk, karena pada waktu imunisasi kemarin, ada dua bayi lainnya yang sama-sama di Suntik Imunisasi DPTHB HIB 1 dan polio 2. dan mereka berdua sehat-sehat aja kok sampai sekarang." kata Sanusi.
ketika dipertanyakan mengenai santernya pemberitaan di televisi tentang beredarnya vaksin palsu, Sanusi membantah vaksin yang diberikan itu palsu.  

"Vaksin yang dipalsukan hanya Vaksin Paten atau yang mahal, bukan vaksin Generik yang digunakan untuk Puskesmas. jadi tdak mungkin Vaksin yang disuntikan itu palsu," bantahnya.

Sementara itu, A. Rokhim, ayah kandung Alm. Dian saat dikonfirmasi ditempat terpisah menyatakan bahwa setelah di imunisasi bayinya langsung sesak nafas dan kemudian di bawa ke RSU Bersaudara Bungo. 

"Sebelum disuntik itu anak saya sehat-sehat aja buk, tapi setelah disuntik kok sorenya langsung sesak nafas," kata Rokhim.
Sementara itu, Hj. Sumiyati S.pdi saat dikonfirmasi Teboonline.com, terkait kasus ini apakah akan ditindak lanjuti, dirinya mengatakan bahwa data yang telah didapat akan dibahas lebih lanjut di DPRD. 

"Data-data yang kami dapat sekarang ini, akan kami bahas dan pelajari di komisi I. Untuk tindak lanjutnya menunggu hasil musyawarah keputusan komisi I," kata Sumiyati. (crew)

Related News