Wednesday, June 22, 2016

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Adanya wacana yang menyebutkan bahwa PDIP bakal mengusung calon Incumbent H Sukandar pada Pilbup Tebo 2017 mendatang, menjadi suatu kejutan dalam peta politik di Kabupaten Tebo.

H Sukandar, calon incumbent yang nota bene adalah Dewan Penasehat Partai Golkar Kabupaten Tebo, satu – satunya calon yang sangat diperhitungkan khususnya didaerah eks Transmigrasi Rimbo Bujang sebagai tolak ukur perolehan suara di Kabupaten Tebo dan jumlah kursi di DPRD Kabupaten Tebo saat ini didominasi oleh kader partai Golkar.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Tebo Wartono Triyan Kusumo yang selama ini santer disebut juga akan maju di Pilbup Tebo, di eks Kecamatan Rimbo Bujang juga memiliki kantong – kantong dan lumbung suara dengan kader militannya.

Disamping itu, DPC PDIP Kabupaten Tebo pada Pileg lalu sebagai partai pemenang nomor dua di Kabupaten Tebo mampu menempatkan kadernya di legislasi sebanyak 6 kursi. Sementara itu, melihat pada pengalaman Pilbup sebelumnya, PDIP Tebo pernah mengusung duet Yopi – Tono dan duet Yopi – Sapto dimana perolehan suaranya sangat signifikan bersaing dengan lawannya meskipun pada saat itu kalah dalam pertarungan.

Namun, hal itu bisa menjadi barometer pada Pilbup 2017 mendatang. Jika PDIP menjadi lawan politik calon Incumbent, Pilbup Tebo bakal memanas. Sebaliknya, jika PDIP mendukung dan berkoalisi dengan Golkar untuk memenangkan H Sukandar, jelas dan pasti peta politik Pilbup Tebo bakal adem ayem.

Meskipun terjadi gesekan, tidaklah sepanas Pilbup lalu. Hal itu diungkapkan oleh pengamat politik Kabupaten Tebo, M Husni Yusuf. Putra asli asal desa Teluk Kuali ini mengomentari isu PDIP akan mendukung calon Incumbent dengan serius.

“Sudah jelas itu kalau PDIP mendukung H Sukandar, selesai semuanya. Karena Golkar dan PDIP adalah partai pemenang di Pileg lalu, terus terang dan maaf ngomong saja, Eks kecamatan Rimbo Bujang adalah tolak ukurnya suara di Golkar dan PDIP, artinya yang dilirik disana itu partai PDIP dan Golkar. Mereka hanya tinggal menambah suara didaerah aliran Sungai Batanghari saja dan sekarang tinggal partai Demokrat mau kemana dia,” ungkap Husni pada Teboonline.com, Rabu (22/6). (crew)