Thursday, June 30, 2016

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Standart atau besaran zakat fitrah hari Raya Idul Fitri 1437 Hijiriyah 2016 Masehi, untuk Kabupaten/kota Provinsi Jambi sudah ditetapkan (20/6) baru-baru ini.

Penetapan dilakukan usai Kanwil Kemenag Provinsi Jambi rapat gabungan MUI, Baznas, Perum Bulog dan Pemerintah Provinsi.

Untuk Wilayah Kabupaten Tebo, Batanghari dan Merangin, besaran zakat fitrah tertingginya Rp 35.000, menengah Rp 26.500, terendah Rp 22.500. Sedangkan Kabupaten Bungo, tertinggi Rp 33.000, menengah Rp 28.000 dan terendah Rp 22.000.

Untuk Kota jambi, Kabupaten Sarolangun, Muaro Jambi, Kerinci, Sungai Penuh, Tanjabbar dan Tanjabtim besaran zakat fitrah tertinggi Rp 30.000, menengah Rp 26.500 dan terendah Rp 22.500.
Sebelum ditetapkan, Kemenag Kabupaten/Kota melakukan survey harga beras di pasaran terlebih dahulu. Besaran yang ditetapkan itu setara dengan 2,5 kilogram beras perjiwa.

"Benar, standart Zakat Fitrah 1437 Hijriah sudah ditetapkan oleh Instansi terkait. Untuk Kabupaten Tebo, besaran tertinggi zakat fitrah Rp 35 Ribu,” jelas Ketua MUI Kabuapaten Tebo, KH Rifa`i Ahmad, pada teboonline.com, Kamis (30/6).

Imbuh Ketua MUI Tebo, zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap muslim sejak mulai matahari terbenam sampai terbitnya fajar 1 Syawal. Sebaiknya zakat fitrah diserahkan melalui panitia atau badan amil, karena badan amil sangat paham tentang pembagian asnab dan siap menyalurkannya kepada yang berhak menerimanya.

”Sebaiknya zakat fitrah diserahkan ke badan amil atau panitia. Namun zakat fitrah juga boleh diserahkan langsung tepat pada asnab atau orang yang berhak menerimanya,” pungkas Ketua MUI Tebo, KH Rifa`i Ahmad pada teboonline.com. (asa/zam)