Balita Di Rimbo Ulu Meninggal Setelah Di Imunisasi, dr.H.Sanusi : Balita Ini Punya Riwayat Penyakit Jantung

TEBOONLINE.COM, RIMBOULU - Suasana duka cita yang mendalam kini harus diterima oleh Rohim, warga Desa Sukamaju Kecamatan Rimbo Ulu. Pasalnya, putranya yakni Dian Reza Al Faruq yang berusia 4  bulan meninggal dunia Setelah di Imunisasi.

Kronologisnya, sebelum meninggal, putranya tersebut dibawa Imunisasi ke Posyadu jalan Lawau oleh Eka, Istrinya. Senin (13/6). Setelah di imunisasi, putranya yang masih balita ini badannya terasa panas. Akhirnya, putranya tersebut  dibawa ke Bidan Siti di jalan Lawu. Namun Bidan Siti merasa tidak sanggup dan akhirnya Bidang tersebut menyarankan putranya tersebut dirujuk kerumah Sakit di Bungo.

Namun, saat tiba dan mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit Muara Bungo, Balita tersebut tak tertolong dan meninggal dunia. Menurut informasi yang berhasil dihimpun Teboonline.com dilapangan, usai di Imunisasi, Balita tersebut pada sore harinya badannya panas, ujung jari tangan dan bibirnya membiru.

"Ya, setelah di imunisasi balita itu badannya panas dan membiru di ujung jari dan bibirnya,” ujar SN, warga setempat mengungkapkan pada teboonline.com, Kamis  (16/6).

Sementara itu, Bidan Rahmah saat dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan, dirinya mengakui sudah memberikan Suntikan imunisasi DPT kepada balita tersebut. Ia menuturkan pada saat itu dalam menjalankan tugas dari Puskesmas sesuai prosedur dan memberikan suntikan imunisasi sesuai standar kesehatan.

”Kita sudah menjalankan tugas dari Puskesmas dengan benar, Suntikan imunisasi DPT yang kita berikan  sesuai standar medis,” jelas Bidan Rahmah pada teboonline.com.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Rimbo Ulu, dr.H.Sanusi dikonfirmasi menyebutkan, membenarkan anggotanya memberikan Suntikan imunisasi kepada balita di Posyandu Desa Sukamaju. Menurut catatan kesehatan yang ada, bahwa balita atas nama Dian Reza Al Faruq tersebut mempunyai kelainan jantung.

”Balita anak Rohim bernama Dian Reza Al Faruq mempunyai kelainan jantung. Anggota Saya sudah menjalankan tugas medis melalui prosedur yang benar. Kalau ada pihak yang komplain silahkan disiarkan ke seluruh indonesia,” ucap Dr. Sanusi dengan nada lantang, pada teboonline.com.

Kadis Kesehatan Kabupaten Tebo Ridwan, dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mengklarifikasi ke pihak Puskesmas Rimbo Ulu, menurut pihak Puskesmas Balita tersebut sebelum di imunisasi sudah punya catatan kesehatan, yakni punya kelainan jantung.

”Jadi Balita Dian Al Faruk Bin Rohim meninggal dunia bukan karena di imunisasi, melainkan Balita tersebut punya kelainan jantung,” terang Kadis Kesehatan Tebo, Ridwan pada teboonline.com. (zamani)

Related News