Arus Lalu Lintas Di Pasar Sarinah Rimbo Bujang Semrawut

Pintu keluar (Propoden_red) jalan lingkar Pasar Sarinah Rimbo Bujang, karena tidak ada petugas yang berjaga,
propoden tersebut digunakan untuk pintu masuk oleh pengendara.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Pada H-9 hari raya Idul Fitri 1437 H, Suasana mulai ramai oleh pengunjung di pasar Sarinah Kelurahan wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Tampak, kesemrawutan kendaraan yang parkir disembarang tempat, bahkan arus kendaraan berlawanan arah dikarenakan pengendara kendaraan bermotor (Ranmor) banyak melanggar Rambu Lalulintas yang ada.

Seperti, pintu keluar di pasar Sarinah diterobos oleh pengendara Sepeda motor, mengakibatkn kendaraan berlawanan arus sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan. Padahal dilokasi pintu keluar tersebut sudah terpasang Rambu Lalulintas (Lalin) tanda larangan masuk (Perboden -red)), namun pengendara Ranmor tidak menyadari akan bahaya melawan arus kendaraan, yang dapat berakibat fatal terjadinya kecelakaan Lalulintas (Lakalantas).

Kepala UPTD Terminal Rimbo Bujang Dishub Kominfo, Awaludin dikonfirmasi mengatakan, menurutnya pihaknya sudah membagi tugas personelnya baik yang bertugas diretribusi, patroli maupun di probodent atau di titik rawan Lakalantas.

”Benar, personel kita sudah kita tempatkan diposisinya masing - masing. Terlebih dalam menghadapi lebaran dan mudik lebaran, volume kendaraan cukup padat di kawasan pasar Sarinah dan sekitarnya,” ungkap Kepala UPTD Terminal, Awaludin pada teboonline.com, Senin (27/6).

Dikatakannya, kesadaran berlalulintas masyarakat masih kurang di Rimbo Bujang. Terbukti semrawutnya kendaraan di pasar sarinah, akibat kurang disiplinnya pengendara berlalulintas untuk mematuhi Rambu Lalin. Diketahui pihak Dishub Kominfo, sudah memasang Rambu Lalin di pasar sarinah sekitarnya, seperti Rambu larangan parkir, Rambu Larangan masuk dan lainnya.

”Kita himbau kepada pengguna jalan (Pengendara-red), saat berpergian supaya melengkapi surat dan perlengkapan kendaraannya serta mematuhi Rambu Lalin yang ada untuk menghindari Lakalantas demi keselamatan jiwa bersama. Kepada pengunjung pasar sarinah, jangan menerobos perboden untuk menghindari Lakalantas," tandas kepala UPTD Terminal, Awaludin pada teboonline.com.   

Terpisah, Jali, salah satu warga Rimbo Bujang yang setiap harinya melintasi jalan lingkar pasar Sarinah kepada Teboonline.com berkomentar tentang semrawutnya arus lalu lintas di pasar Sarinah Rimbo Bujang.

"Terlepas dari adanya rambu lalu lintas yang terpasang disepanjang jalan lingkar pasar Sarinah, di UPTD Terminal Rimbo Bujang banyak petugas DLLAJ, seharusnya petugas itu mengatur kendaraan dan arus lalin di jalan lingkar pada momen puasa jelang lebaran yang semakin padat pengunjung," ujar Jali.

Sementara, pihak DLLAJ jangan semata - mata menyalahkan pengendara yang selalu melanggar rambu lalin. Dimana pun tempat bila tidak ada petugas, sudah pasti pengguna jalan akan seenaknya berjalan. Makanya itu, petugas harus ekstra bekerja untuk mengatur arus lalin agar tidak macet dan semrawut. (asa/zam)

Related News