Warga Minta Kepsek SDN 235/VIII Dusun Sentanu Jaya, Dicopot Dari Jabatannya

TEBOONLINE.COM, VII KOTO ILIR - Heboh dunia pendidikan Kabupaten Tebo, akibat sepak terjang Karim, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 235/VIII dan SMP Satap dusun Sentanu Jaya Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir, yang mendapat penilaian Raport merah terkait kinerjanya dalam memimpin Sekolah yang dipimpinnya itu.

Penilaian Raport merah terhadap Kinerja karim, datang dari masyarakat setempat dan dewan guru di SDN 235/VIII. Keterpurukan kinerja Karim selama ini masalah disiplin kerja yang jarang masuk Kantor. Bukan hanya itu, ironisnya lagi Bendahara dan Operator sekolah (OPS) diangkat dari anak dan keluarganya sendiri, bahkan mereka ini jarang ngantor tapi honornya jalan terus.

Aksi dari ketidak puasan dewan guru terhadap Karim (Kepsek-red), 12 guru honor di SDN 235/VIII mengundurkan diri dari tempat kerjanya. “Kami minta, Kadis Dikbudpora Kabupaten Tebo, segera mencopot Karim dari Jabatan Kepsek 235/VIII, dan menggantinya dengan Kepsek yang profesional,” Tegas tokoh masyarakat setempat yang tak mau disebut namanya, pada teboonline.com, Senin (16/5).

Kepsek SDN 235/VIII, Karim dikonfirmasi mengatakan, membenarkan ada tujuh guru bawahannya mengundurkan diri, akibat tidak percaya lagi terhadap kepemimpinannya sebagai Kepsek. ”Benar ada 7 orang guru honor bawahan saya mengundurkan diri. Itukan permintaan mereka sendiri yang mundur,” Kilah Kepsek karim.

Kepala UPTD Dikbudpora VII Koto Ilir, Supriyadi dikonfirmasi mengatakan membenarkan adanya guru honor mengundurkan diri akibat ketidakpercayaan terhadap Kepsek Karim memimpin SDN 235/VIII selama ini.

”Saya hari ini juga akan turun ke dusun Sentanu Jaya, untuk mengecek kejadian sebenarnya di SDN 235/VIII," pungkas Kepala UPTD VII Koto Ilir Supriyadi. (Tim)

Related News