Komite SDN 235 Sentanu Jaya Desak Dinas Dikbudpora Tebo Copot Kepala Sekolah

TEBOONLINE.COM, VIIKOTOILIR - Kinerja Abdul Karim, yang menjabat sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 235/VIII Dusun Setanu Jaya Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir, mendapat penilaian miring baik dari internal Sekolah maupun elemen masyarakat setempat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Abdul Karim yang nota bene adalah Kepala Sekolah, jarang masuk kantor. Bukan hanya itu saja, Bendahara dan OPS diangkat dari keluarga Abdul Karim sendiri, bahkan disinyalir Abdul Karim dalam mengelola dana BOS dan lainnya terkesan tidak transparan, diduga terindikasi ada penyelewengan dana tersebut untuk kepentingan pribadi.

Sehingga, kasus ini berujung adanya 9 guru di SDN 235/VIII mengundurkan diri dan masyarakat menyegel dan menutup SDN yang dipimpin Abdul Karim tersebut.

Paska penyegelan itu, Kamis (19/5) bertempat di Kantor Camat VII Koto Ilir, berlangsung pertemuan dihadiri oleh Camat, Kapolsek, Kepala UPTD Dikbudpora VII Koto Ilir, Kades, Komite/dewan guru Sekolah, Lembaga Adat dan Tokoh masyarakat.

”Hasil musyawarah menyimpulkan, 9 guru honorer yang mengundurkan diri diminta supaya aktif kembali mengajar di SDN 235/VIII. Ini kan karena mis komunikasi saja, dan Kasus ini sudah selesai sampai disini," ungkap Camat VII Koto Ilir Antoni Faksi, pada teboonline.com, Jumat (20/5).

Kepala UPTD Dikbudpora VII koto Ilir, Supriyadi dikonfirmasi menyebutkan hasil pertemuan di Kantor Camat VII Koto Ilir meyimpulkan bahwa 9 guru honorer yang menyatakan mengundurkan diri untuk kembali mengajar ditempat semula.

”Benar, 9 guru yang keluar diminta aktif mengajar kembali. Kalau masalah jabatan Kepsek Abdul Karim dikembalikan kepada masyarakat setempat,” terang Ka UPTD Supriyadi.

Sementara, Ketua Komite SDN 235/VIII Sulaiman dikonfirmasi mengatakan, masyarakat dan dewan guru di SDN 235/VIII sudah tidak menginginkan lagi kehadiran Abdul Karim menjabat sebagai Kepsek SDN 235/VIII.   

”Kita berharap proses belajar mengajar (PBM) berjalan lancar, untuk Abdul Karim jabatan Kepsek SDN 235/VIII tidak dapat di tolelir lagi dan kita minta Dikbudpora kabupaten Tebo, segera  mencopotnya dan menggantinya dengan Kepsek lainnya," pungkas Ketua Komite, Sulaiman dengan nada kesal. (zam/asa/crew).

Related News