GYA Terlapor Kasus Dugaan Hacker Dapodik, Penuhi Panggilan Polres Tebo

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Kasus dugaan Hacker Daftar Pokok Pendidik (Dapodik) dilingkungan UPTD Dikbudpora Kecamatan Rimbo Ulu, yang menjadi korban yakni Zamani,S.Pd Guru SDN 121/VIII Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu, masih terus diusut dan ditangani oleh pihak Polres Tebo.

Setelah pelapor atas nama Zamani,S.Pd di BAP, selanjutnya para saksi dugaan Kasus Dapodik juga sudah dipanggil oleh Polres Tebo untuk dimintai keterangannya. Setelah Terlapor GYA dipanggilan pertama oleh Polres Tebo (29/3), terlapor tidak datang alias mangkir. Maka, terlapor GYA memenuhi panggilan  ke II Polres Tebo, Senin (2/5).

Penyidik bagian Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Tebo Brigadir Elvis Sastra, dikonfirmasi mengatakan, membenarkan  terlapor GYA dan GNW memenuhi panggilan ke II, terkait dugaan kasus Dapodik di Rimbo Ulu.  

”Benar, Terlapor dugaan Kasus Dapodik sudah memenuhi panggilan ke II, kita sudah memproses dan membuat BAP terlapor tersebut,” jelas Peyidik Tipiter Polres Tebo, Brigadir Elvis Sastra pada teboonline.com, Senin (2/5).

Ditambahknya, terlapor di BAP diruang Reskrim mulai pukul 10.00 wib sampai dengan 14.00 wib. Langkah selanjutnya, pihak Polres Tebo terus akan melanjutkan penyelidikan dan penyidikan dugaan Kasus Dapodik di Rimbo Ulu.

”Kita akan segara panggil Operator di Dikbudpora Tebo dan akan kita datangkan ahli ITE, guna untuk bahan pengusutan dugaan  Kasus Dapodik dilingkup UPTD Dikbudpora Rimbo Ulu,” pungkas Brigadir Elvis Sastra.

Sementara, Wakil Ketua (waka) DPRD Kabupaten Tebo Syamsurizal dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya meminta agar pihak Polres Tebo benar - benar menangani dengan serius dugaan
Kasus Dapodik dilinkungan Dikbudpora Rimbo Ulu.

”Kita berharap pihak Polres Tebo, terus meningkatkan penyelidikan dan penyidikan untuk mngusut tuntas Kasus Dapodik, yang hasilnya sedang dituggu publik,” tandas Waka DPRD Tebo Syamsurizal. (Zam/crew)

Related News