Kesal, Sukandar Tambal Sendiri Lubang Jalan Dua Jalur Muara Tebo

Bupati Tebo H Sukandar kesal sehingga tambal sendiri lubang jalan dua jalur Muara Tebo.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Jalan Lintas yang melewati Kota Muara Tebo yang merupakan Jalan Nasional saat ini Kondisinya sangat menghawatirkan. Walaupun jalan lintas jalur dua Muara Tebo tersebut belum genap dua tahun dibangun, tetapi disepanjang jalan terdapat kerusakan dan sudah banyak masyarakat atau pengendara lainnya yang menjadi korban. 

Parahnya lagi kondisi tersebut tidak mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Melihat kondisi terasebut, Bupati Tebo Sukandar akhirnya turun tangan sendiri untuk memperbaikinya. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak tersebut sudah banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Bahkan sudah banyak masyarakat yang mengalami kecelakaan akibat lubang-lubang disepanjang jalan lintas di kota muara Tebo

"Sudah banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan lintas ini, namun tak ada juga kepedulian dari pemerintah pusat. Akhirnya saya berinisiatif untuk memperbaiki sendiri dengan bantuan swadaya," ujar Sukandar saat turun tangan sendiri menimbun jalan yang berlubang.

Karena melintasi dan berada di dalam Kota Tebo, Bupati Sukandar juga berharap pemerintah pusat selaku pihak yang berwenang bisa lebih memperhatikan dan memperbaiki jalan lintas tersebut agar tidak ada lagi jatuh korban akibat kecelakaan.

"Kita berharap pemerintah pusat bisa lebih memperhatikan jalan lintas yang rusak apa lagi jalan inikan melewati kota Tebo," harap Sukandar.

Perlu diketahui bahwa Jalan dua jalur Kabupaten Tebo yang berada di Kecamtan Tebo Tengah sepanjang 7 KM dibangun pada tahun 2014 lalu melalui dana APBN Pusat terus menjadi sorotan. Sorotan tersebut bahkan mulai dari awal pekerjaan hingga selesai perbaikan pada awal tahun 2015 lalu.  

Sorotan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, warga menilai bahwa pembangunan jalan dua jalur yang menelan anggaran puluhan milyar tersebut terkesan dikerjakan asal jadi karena hasil yang terlihat tidak sesuai dengan harapan masyarakat dan pengguna jalan.

Pasalnya, jalan yang belum genap berumur dua tahun tersebut sudah pernah dilakukan perbaikan karena sudah ditemukan kerusakaan (Berlobang,red) pada pertengahan 2015 lalu. Perbaikan tersebut pun juga tidak membuat kualitas jalan dua jalur membaik. Sebab, pada awal tahun 2016 ini, jalan jalur dua kembali berlobang bahkan lebih parah dari kerusakan sebelumnya. (crew)

Related News