Apes, Kepala Helmi Dibacok Oleh Pemuda Kurang Waras

Helmi, warga jalan Cempaka Desa Suka Damai Rimbo Ulu, korban pembacokan yang dilakukan oleh orang gila.
TEBOONLINE.COM, RIMBOULU - Helmi (47), warga jalan Cempaka Desa Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, menjadi korban bacokan oleh seorang pemuda bernama Arbi (26) yang diketahui menderita kelainan jiwa. Akhirnya, korban menderita luka di kepala yang cukup parah dan harus dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Kronologisnya, korban yang saat itu sedang tidur, Kamis (25/5) sekitar pukul 01.30 wib dini hari, didatangi oleh Arbi pelaku yang merupakan tetanggaanya sendiri dengan menggedor pintu rumah Helmi.

Tanpa curiga, korban pun membuka pintu rumah dan masuklah pelaku dengan bringas memegang Parang tanpa basa basi, langsung membacok kepala korban. Korban pun tak sempat menghindar sehingga bacokan tersebut mengenai bagian kepala korban hingga bersimbah darah.

Setelah dibacok, korban keluar rumah melarikan diri dan berteriak minta tolong kepada warga setempat. Tak lama kemudian wargapun menuju ke TKP berusaha menenangkan situasi dan menangkap pelaku. Setelah ditangkap, pelaku dibawa dan diserahkan ke Mapolsek Rimbo Ulu.   

Kemudian, oleh warga, korban dilarikan ke Puskesmas Rimbo  Ulu untuk mendapat pertolongan medis. Yahya, petugas Puskesmas Rimbo Ulu, dikonfirmasi teboonline.com membenarkan pasien atas nama Helmi ditangani petugas medis karena mengalami Luka di kepala dan luka dilutut sebelah kiri.

”Helmi mengalami luka di kepala panjang 4 cm lebar 2 cm dan luka di kaki kiri. Petugas medis sudah melakukan perawatan dengan baik kepada pasien Helmi,” jelas Petugas Puskesmas Yahya, pada teboonline.com, Kamis (26/5).

Kapolsek Rimbo Ulu, IPTU Bambang Sutejo dikonfirmasi membenarkan adanya pelaku pembacokan atas nama Arbi Warga Sukadamai dan korbannya Helmi, mereka sama -  sama warga Sukadamai. "Iya, pelaku pembacokan mengalami gangguan jiwa (Kurang waras-red) kita kirim ke RSJ Jambi. Sedangkan kobannya dirawat di Pukesmas Rimbo Ulu,” jelas Kapolsek IPTU Bambang Sutejo. (zam/asa)

Related News