Wah wah wah.... Bidan Desa Di Tebo Digrebek Saat Sedang Mabuk Tuak Di Kafe Ricas

Taufik Khaldy : Pada saat dilakukan tes Urine oleh tim Lab RSUD STS Tebo, ternyata SS Positif Narkoba.

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dalam Razia Gabungan yang dilaksanakan Polres Tebo dan Satpol PP Tebo Sabtu malam (16/4) kemarin, 8 wanita yang sedang mabuk tuak di Kafe Ricas di Jalan Poros Keluruhan Wiroto Agung Kecamatan Rimbo Bujang diamankan.

Mirisnya, salah satu dari mereka merupakan Bidan Desa (Bides) SS (40) yang berstatus PNS. Parahnya lagi, Pada saat dilakukan tes Urine oleh tim Lab RSUD STS Tebo, ternyata SS Positif Narkoba.

Kepala Satuan Pol PP Tebo, Taufik Khaldy saat dikonfirmasi awak media diruangannya pada Minggu (17/4) kemarin mengatakan bahwa dari Delapan orang yang diamankan Polres Tebo dan Pol PP Tebo pada razia gabungan tersebut diantaranya terdapat Bidan Desa berstatus PNS.

"Benar, satu diantara mereka adalah PNS Tebo, terhadapnya kita sudah lakukan tes urine, hasilnya positif menurut pemeriksaan dari lab rumah sakit, tapi untuk hasil resminya senin baru dikeluarkan, sebab ini hari libur," ujar Taufik Khaldy.

Dijelaskannya lagi bahwa delapan orang yang diamankan ini yaitu SP (34) Berstatus petani karet, NG (39) penjual sayur dan mantan PSK, AS (31) berprofesi petani, ASC (32) berprofesi petani, SD (38) berprofesi sebagai PSK, SS (40) berprofesi PNS, KM (39) berprofesi Tukang Urut dan DV (35) berstatus IRT.

Selain itu dikatakannya lagi, bahwa awalnya target utama tim gabungan ini bukan razia di kafe Ricas, namun warem-warem dan Kafe-kafe yang selama ini dihebohkan oleh banyak masyarakat  berjumlah empat kafe di jalan poros Wirotho Agung Rimbo Bujang tutup.

"Awalnya kita pantau ke empat kafe yang sudah kita berikan SP1 pada Senin lalu, dimana dalam SP1 itu agar kafe tersebut ditutup karena sudah mengganggu Trantibumas. Namun karena kita lihat empat kafe tersebut sudah ditutup, maka kita lanjutkan razia ke kafe Ricas," beber Taufik.

Disambungnya, Razia di kafe Ricas inilah tim gabungan menemukan 8 orang wanita pada Pukul 23.00 Wib diantara banyak laki-laki. Wanita-wanita ini ditemukan sedang duduk minum tuak.

"Jadi diantara pengunjung yang datang kita temukan dalam satu meja itu ada delapan perempuan, dan disana mereka minum tuak, dari situlah kita amankan, selain 8 perempuan ini juga kita amankan sepeda motor yang tidak bersurat sebanyak 10 unit serta 24 botol minuman keras," pungkasnya.

Terkait adanya PNS yang diamankan sedang mabuk tuak dan Positif Narkoba, Peltu Sekda Tebo, Harmain sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya perbutan PNS tersebut sudah mencoreng nama baik Pemkab Tebo.

"Saya sudah mendapatkan informasi dari kasat Pol PP. Tentunya hal ini sangat kita sayangkan, apa lagi yang bersangkuta (SS_red) merupakan seorang perempuan," ungkap Harmain.

Untuk tindak lanjutnya, dirinya mengaku masih menunggu Laporan resmi dari satpol PP dan hasil tes urine resmi dari rumah sakit. Setelah itu baru akan berkoordinasi dengan BKD dan Dinas Kesehatan.

"Senin besok baru kita terima laporan resmi, setelah kita akan koordinasikan dengan pihak BKD dan Dinkes," jelas Harmain.

Ditanya Malasah Sanksi yang akan diberikan. Sekda dengan tegas mengatakan akan menerapkan PP 53, sedangkan jika memang benar positif narkoba, maka hal tersebut merupakan pelanggaran displin berat.

"Jika memang benar nantinya, sanksinya sesuai PP 53 karena ini merupkan Pelanggaran disiplin Berat ditambah lagi saat ini kita sedang perang melawan narkoba," pungkas Harmain. (crew)

Related News