Sanksi Bidan Desa Positif Narkoba, BKPP Tebo Bentuk Tim

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Untuk menjatuhkan hukuman sanksi kepada Bidan Desa berstatus PNS, SS (40) yang dites urine positif narkoba beberapa waktu lalu BKPP Tebo turunkan tim penegakan disiplin. Sementara itu, 12 PNS Dispenda Tebo telah dijatuhi sanksi terkait bolos karaokean beberapa waktu lalu.

Kepala BKPP Tebo, Kamal Efendi saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (26/4) kemarin mengatakan bahwa kelanjutan penanganan terhadap SS tersebut, pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung kelapangan.

"Kita turunkan Tim Penegakan Hukum Disiplin untuk menindaklanjuti laporan Pol PP Tebo, tim ini akan turun langsung ke lapangan untuk mengetahui tindakannya sehari -sahari, baik di pimpinanannya dan masyakarat sekitar," tegas Kamal.

Ditambahkannya lagi, bahwa pihak BKPP Tebo dalam hal ini tidak bisa memberikan sanksi, untuk mengeluarkan sanksi perlu melihat dasar hokum hasil BAP, dan yang melakukan BAP tersebut nanti atasan pada SKPD atau Instansi terkait.

"Yang melakukan BAP atasannya, tapi kita ikut dan datang mendampingi," bebernya. Saat ditanya soal  tes urine positif narkoba tersebut, dikatakan Kamal hal itu nantinya juga akan menjadi bahan pertimbangan, namun tidak bisa langsung dijadikan bahan utama untuk memberikan sanksi.

"Itu juga jadi bahan pertimbangan, tapi dengan adanya tes urine itu bukan berarti langsung bisa diberikan sanksi, tetap kita melihat BAP," tukasnya.

Sementara itu, untuk 12 PNS Dispenda yang didapati bolos saat jam kerja beberapa waktu lalu sudah dijatuhi sanksi, diantaranya sanksi yang dijatuhkan yaitu berupa penundaan gaji berkala dan penundaan naik pangkat satu tahun.

"Untuk PNS Dispenda sudah diberikan sanksi, berkaca dari beberapa kejadian ini marilah kita sama-sama PNS ini menyadari dan menegakkan aturan hak dan kewajiban kita selaku pns," pungkasnya. (crew)

Related News