Penyidik Polres Tebo Tegaskan, Panggilan Kedua Gatot YAB 26 April 2016

"Ketua Aliansi Wartawan Independen Indonesia Tebo, Iwan Perdana : Polres Tebo Harus Tangani Serius Kasus Dapodik, Tidak Ada Alasan menunda Lagi”
Data DAPODIK.

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Kasus dugaan Hacker Daftar Pokok Pendidik (Dapodik) dilingkungan UPTD Dikbudpora Kecamatan Rimbo Ulu, yang menjadi korban yakni Zamani,S.Pd Guru SDN 121/VIII Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu, masih terus diusut dan ditangani oleh pihak Polres Tebo.

Setelah pelapor atas nama Zamani,S.Pd di BAP, selanjutnya para saksi seperti Ngatari,S.Pd kepsek dan Arif Operator Sekolah SDN 121/VIII Sukadamai, keduanya  merupakan saksi dugaan Kasus Dapodik sudah dipanggil oleh Polres Tebo untuk dimintai keterangannya.

Giliran Terlapor Gatot Yani Adi Broto dipanggil Polres Tebo (29/3) yang lalu, tidak datang alias mangkir. Maka pihak penyidik Polres Tebo menjadwalkan panggilan ke II terhadap Terlapor.

Penyidik Polres Tebo Brigadir Elvis Sastra, dikonfirmasi mengatakan, membenarkan telah
mengirim Surat panggilan ke II kepada terlapor, untuk datang ke Polres Tebo (Bagian Reskrim_red) pada hari Selasa 26 April 2016.

”Benar, pihak Polres Tebo setelah membuat panggilan Ke I terhadap terlapor, namun tidak hadir, maka dijadwalkan panggilan ke II Terlapor dugaan Kasus Dapodik dilingkungan Dikbudpora Rimbo Ulu,” jelas penyidik Brigadir Elvis Sastra, pada teboonline.com, Selasa (19/4).

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) Kabupaten Tebo, Iwan perdana angkat bicara terkait dugaan Kasus Dapodik dilingkungan Dikbudpora yang ditangani Polres Tebo.

”Kita minta, pihak Polres Tebo dengan serius menangani kasus Dapodik. Pasalnya, sudah ada Pelapor, Terlapor, Saksi dan BBnya sehingga tidak ada alasan lagi pihak Polres menunda lagi terhadap penyelidikan kasus tersebut,” tandas Ketua AWII Tebo, Iwan Perdana pada teboonline.com. (zam/crew)

Related News