PAD Turun, Suhut Bilang Pemicunya Ekonomi Masyarakat Masih Lemah

SUHUD,S.Ip
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Dinas Satu Pintu Tebo setiap tahun menurun. Bahkan realisasi tersebut jauh dibawah
target. Hal ini diakui Kadis Satu Pintu Tebo, Suhut kepada Teboonline.com,
Senin (10/4).

Suhut bilang, kenapa pendapatan di satu pintu turun, tidak lain adalah ekonomi masyarakat Tebo masih lemah. Disatu sisi masyarakat dengan ekonomi pas-pasan masih terbebani untuk mengurus izin usaha.

"Untuk buka usaha saja mereka masih pas-pasan. Apalagi disuruh bikin
izin usaha," ucapnya meyakini.

Selain itu masyarakat belum memiliki kesadaran atau pentingnya surat
izin usaha. "Tahunya mereka kalau sudah dapat izin, pikirnya untuk
jaminan pinjaman di bank," timpalnya lagi.

Selanjutnya disampaikan Suhut belum adanya angin segar bagi
masyarakat. Pasalnya yang saat ini harga komoditi perkebunan yang
diterima petani kian anjlok.

"Itu juga jadi alasan. Makanya pemerintah belum bisa berbuat banyak terhadap kondisi ini. Ya kita serahkan sama mekanisme pasarlah," keluhnya lagi.

Kendati demikian Suhut tetap berupaya meningkatkan lagi pendapatan
dari sektor perizinan baik, SITU, SIUP maupun IMB. "Yang jelas kita
bakal turun untuk sosialisasi lagi. Untuk IMB kita kejar pihak
pengembang atau perusahaan properti. Kalau ini bisa optimal, saya
optimis pendapatan satu pintu bakal capai target," harapnya.

Suhut juga menambahkan, jika tahun 2015 lalu restribusi satu pintu
hanya terelisasi sebesar 69 persen. Angka ini kata dia masih dibawah
target yang ditentukan. "Dua tahun persentase restribusi kita memang
turun," tuntasnya. (us)

Related News