MUI Tebo Minta Instansi Berwenang Segera Tutup Warem Di Rimbo Bujang

"Kyai A Karim : Tutup Saja Tempat Prostitusi Itu Sebelum Membesar."

Para pemilik Kafe di Keluahan Wirotho Agung saat dipanggil
pihak Kelurahan.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Belakangan ini, keberadaan Warung remang - remang (Warem_red) untuk lokalisasi atau tempat prostitusi di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang, sering menimbulkan keributan yang mengakibatkan terganggunya Kamtibmas dan meresahkan masyarakat.

Seperti, keberadaan Kafe (Warem-red) dibelakang Pujasera atau belakang masjid At Taqwa Kelurahan Wirotho Agung baru- baru ini, memicu timbulnya keributan sesama pengunjung Kafe dan diperparah lagi terjadinya insiden penembakan oleh orang tak dikenal yang menjadi korbannya adalah Sarohman warga Desa Pematang Sapat, yang TKPnya tak jauh dari Warem tersebut dan sampai berita ini diturunkan Kasus Penembakan ini belum terungkap oleh pihak yang berwajib.

Terkait terjadinya keributan di Kafe dan Insiden penembakan diseputar Kafe belakang pujasera, menuai reaksi keras masyarakat Jalan Imam Bonjol Wirotho Agung, minta pengusaha kafe menutup total Kafe yang ada di belakang Pujasera.

Reaksi juga datang dari DPRD Kabupaten Tebo, pihaknnya mendesak Pemkab Tebo (Satpol PP. - red) segera menutup Kafe di Rimbo Bujang. Bukan hanya itu, Pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tebo dan sejumlah Pimpinan Ponpes juga angkat bicara untuk mentup Kafe di Rimbo Bujang.

”Kalau sudah menimbulkan masalah, gangguan kamtibmas tidak terkendali dan meimbulkan keresahan dimasyarakat, ya ditutup saja kafe itu. Kita minta Instansi yang berwenang supaya bertindak tegas menutup Kafe tersebut, karena sudah meresahkan masyarakat,” ungkap Ketua MUI Tebo KH Rifa'i ahmad, pada teboonline.com, Sabtu (9/4).

Hal senada disampaikan oleh pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Pergunu Kecamatan Rimbo Bujang KH A.Karim kepada tebooline.com mengatakan, pihaknya tidak banyak komentar terkait Warem di Rimbo Bujang.

"Kalau memang keberadaan Kafe di Rimbo Bujang sudah meresahkan masyarakat, ya ditutup sajalah sebelum dunia Kafe membesar dan susah menutupnya di kemudian hari," pungkas KH A.Karim, dengan nada tegas. (zam)

Related News