Konsumen Mengeluh, Menurunkan Daya Listrik Harus Pakai Kartu Miskin

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Warga atau konsumen PLN di Rimbo Bujang banyak mengeluh, pasalnya untuk mengurus perubahan penurunan daya meteran listrik ke PLN dari 1300 Va ke 900 Va harus memakai persyaratan Kartu miskin dari pusat.

Problematikanya, ada warga ekonominya mampu ingin menurunkan daya listriknya dari 1300 Va ke 900 Va, dengan alasan selama ini pemakaian arus  listrik tidak banyak tetapi biaya tagihan listrik tiap bulannya terus membengkak. Sedangkan persyaratan menurunkan daya listrik harus melampirkan Kartu miskin.

Ironisnya lagi warga yang ekonominya tidak mampu, ingin menurunkan daya listrik dari 1300 Va ke 900 Va harus memenuhi persyaratan memiliki Kartu miskin, faktanya mereka ini tidak terdaftar dan tidak memiliki Kartu miskin.

Seperti yang dikeluhkan oleh Herizal (48) Warga RT 03 RW 19 Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, termasuk kategori ekonominya tidak mampu. Dirinya bermaksud ingin menurunkan daya listriknya ke PLN, dari 1300 Va ke 900 Va harus membawa kartu miskin sebagai persyaratan yang harus dipenuhinya.               

”Saya pusing, mau mengurus ke PLN menurunkan daya harus pakai Kartu miskin. Sampai saat
ini saya tidak punya Kartu miskin, padahal daya listrik harus diturunkan mengingat pemakaian arus litrik Saya sedikit, tetapi bayaran tagihan listrik dari Rp 300 ribu sampai dengan Rp 500 ribu lebih setiap bulannya,” ungkap Herizal, pada teboonline.com, Jumat (8/4).

Kalau hanya Surat Keterangan tidak mampu (SKTM), bisa dikelurkan dari Desa atau Kelurahan yang diperuntukkan warga yang benar - benar tidak mampu. "Ya, Kartu Miskin itu di keluarkan dari pusat dan Kelurahan atau desa hanya mengeluarkan Surat keterangan tidak mampu (SKTM)," terang Kasi Sosial Wirotho Agung Maimunda, saat dikonfirmasi teboonline.com.

Kepala Ranting PLN Rimbo Bujang Poltak, dikonfirmasi mengatakan, pihaknya membenarkan untuk menurunkan daya meteran listrik dari Listrik non subsidi ke Listrik subsidi sudah diatur dengan peraturan pusat. Untuk diketahui, daya listrik 450 Va sampai dengan 900 Va subsidi  dan daya listrik 1300 ke atas non subsidi.

"Memang betul, untuk menurunkan daya listrik dari non subsidi  ke subsidi konsumen harus dapat menunjukkan Kartu miskin selain persyaratan lainnya. Pihak PLN tidak mempersulit konsumen, apabila prosedural dan cukup syaratnya kita layani,” tegas Poltak. (asa/zam)

Related News