Thursday, April 14, 2016

"Arif : Akan Lakukan Survey dan Komunikasi Dengan Warga"

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Longsor yang terjadi pada hari Sabtu (9/4) lalu di desa sungai Alai kecamatan Tebo Tengah, mengakibatkan jalan yang baru dibangun pada akhir tahun 2015 lalu nyaris putus.

Terkait hal ini, kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tebo, Arif Makruf Dachlan, mengaku bahwa kondisi jalan yang nyaris putus akibat longsor pada hari Sabtu lalu memang sangat mengkhawatirkan.

"Waktu saya cek ke lapangan, memang kondisinya sangat memprihatinkan, terdapat 2 per 3 dari jalan tersebut yang terkena longsor," kata Arif, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (14/4).

Menurut Arif, bila dirinya melakukan penanganan dengan cara membuat bronjong atau turap, takutnya, dikemudian hari jalan tersebut akan longsor kembali. Jadi, lanjutnya, pihaknya akan melakukan perubahan dengan cara mengalihkan jalan tersebut secara permanent ke tempat yang
lebih aman.

"Jalannya kita pindahkan saja, kalau kita buat turap dikhawatirkan hal yang sama akan terjadi lagi," jelasnya.

Dikatakan Arif, bahwa akibat dari longsor tersebut bukan berarti lokasi tersebut terisolasi, namun ia menilai masih ada jalan keluar lain untuk menuju ke pemukiman warga setempat maupun warga yang ingin keluar dari desa itu.

"Itu cuma jalan alternatif, walaupun jalan alternatif yang sudah teraspal, dan warga masih bisa menggunakan jalan lain untuk keluar masuk kampung," jelasnya.

Saat ditanyai kapan pihaknya akan melakukan penggeseran jalan dan apa langkah dinas PU supaya tidak ada terjadi hal yang tidak diinginkan, Arif mengatakan bahwa untuk melakukan penggeseran harus dilakukan survey dulu. Dan untuk antisipasi itu pihaknya memberikan rambu-rambu disekitar terjadinya longsor.

"Kebetulan kabid bina marga kita lagi dinas diluar, setelah ia pulang nanti baru kita lakukan survey. Kemudian dengan adanya rambu-rambu itu tentu warga lebih berhati-hati," terangnya lagi.

Untuk jalur jalan yang akan dialihkan nanti, Dinas PU akan berkomunikasi dengan masyarakat setempat untuk mencapai kesepakatan pembuatan jalur jalan baru yang permanent. (us/crew)