Gara - gara PETI Menjamur Di Tebo, Daerah Aliran Sungai Rusak

Ilustrasi.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Razia gabungan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dilakukan polres, Dandim dan Pemkab Tebo,  menurut pelaksanaan razia Peti akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang. Hal itu dikatakan langsung oleh Kabag Ops Polres Tebo, Mamit saat dikonfirmasi awak media.

"Mengenai razia Peti gabungan, Untuk tahap awal ini kita masih melakukan pemantauan karena kita masih melihat situasi dan informasi dari bagian Intelegen dikarenakan ini memang merupakan razia gabungan untuk permasalahan kegiatan Peti," terang Mamit.

Dengan adanya rutinitas razia dalam kegiatan Peti, Mamit membeberkan bahwa hal tersebut tergantung dari keberadaan kegiatan Peti itu sendiri. Apabila banyak yang melakukan kegiatan Peti, maka razia akan dilakukan.

"Proses razia yang jelas tergantung dari kegiatan Peti yang ada dikabupaten Tebo," terangnya lagi.

Mamit pun berharap mengenai razia nanti, jelas jangan sampai berbenturan dengan masyarakat agar tidak adanya korban baik itu dari pihak masyarakat, maupun pihak Kepolisian.

"Untuk menghindari masalah itu, langkahnya banyak. jelas akan ada himbauan atau seminar agar mereka (Masyarakat_red) paham dampak dari adanya kegiatan Peti," ujarnya.

Untuk jumlah Peti yang ada di Kabupaten Tebo sendiri, lanjut Mamit, itu sifatnya fluktuatif. Terkadang mereka banyak, kadang mereka tidak ada. Yang jelas tergantung keadaan sungai. Apabila aliran sungai sedang dalam pada saat ini, jelas akan sedikit yang melakukan kegiatan Peti karena kebanyakan mesin dompengnya akan ada yang disembunyikan dan ditarik ke darat. Tapi ketika air surut, bakal banyak kegiatan Peti. Dan kebanyakan pelaku kegiatan Peti mayoritas adalah merupakan warga Tebo sendiri.

"Di Kabupaten Tebo untuk kegiatan Peti mengikuti aliran sungai, beda dengan Kabupaten lain dengan kegiatan Peti ada yang menggunakan alat berat seperti Eksavator, jadi bisa dilakukan secara menyeluruh. Tapi apabila mengikti aliran sungai, presentasinya sulit untuk dikatakan ada disetiap daerah. tapi yang jelas akan merusak daerah aliran sungai (DAS) dan membuat longsor bagian tebing sungai," tandasnya. (crew)

Related News