Diterjang Banjir, Jalan Penghubung Pulau Temiang Ke Purwoharjo Putus

Gorong - gorong ambrol, transportasi jalan penghubung desa Purwoharjo - Pulau Temiang putus.
TEBOONLINE.COM, TEBOULU - Hujan Cukup deras dalam sepekan ini, kendati berlangsung hanya tiga sampai dengan 4 jam saja, banyak daerah didataran rendah dalam wilayah Kabupaten Tebo terdampak banjir, seperti pemukiman warga terendam banjir, Jembatan roboh, Jalan putus,Tanaman petani terendam, Kolam  milik warga jebol ikannya hanyut dan lainnya.

Jalan penghubung, tepatnya Jalan 7 Kelurahan Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu yang mnghubungkan ke Desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang mengalami putus total. Pasalnya, gorong - gorong di Jalan tersebut ambrol diterjang banjir.

Diketahui, Jalan penghubung ini digunakan tranportasi oleh masyarakat di dua Kecamatan tersebut untuk pergi ke kebun dan aktifitas lainnya. ”Benar Jalan ini putus, gorong-gorong jebol dihantam banjir. Kita warga disekitar sini gotong royong membuat Jembatan darurat dari kayu supaya masyarakat bisa melintas utuk beraktifitas, karena Jalan ini juga sangat penting menghubungkan Rimbo Bujang ke Tebo Ulu," jelas tokoh masyarakat Pulau Temiang, Feni pada teboonline.com, Rabu (27/4).

Imbuh Feni, Jalan penghubung dua Kecamatan ini sangat penting untuk transportasi masyarakat. Selain masyarakat pergi ke kebun dan mengangkut hasil kebunnya melintasi Jalan ini, PNS pergi dan pulang bekerja di Muara Tebo memilih melintasi Jalan ini, yang berasal dari Kecamatan Tujuh Koto dan Kecamatan Tebo Ulu.

”Kita masyarakat disini, Berharap kepada Pemkab Tebo untuk membangun Jembatan box culvert dilokasi ambrolnya gorong - gorong tersebut," tandas Tokoh masyarakat Feni.

Sementara, Kadis PU Kabupaten Tebo Arif Makruf Dachlan dikonfirmasi menyebutkan, bagi daerah yang terdampak banjir seperti Jembatan rusak, gorong-gorong Jebol dan Jalan putus yang berkaitan dengan infrastruktur, pihaknya akan segera turun kelapangan mengecek langung kelokasi.

”Kita segera turun cek ke lokasi, masalah perbaikan dan pembangunan infrastruktur yang rusak dilanda banjir tentunya melalui program, prosdural dan proses," ujar Kadis PU Arif Makruf Dachlan. (asa/zam)

Related News