BKMT Desa Sumber Sari Kisruh, Saling Klaim Keabsahan Kelompok

TEBOONLINE.COM, RIMBOULU - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Desa Sumber Sari Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, terjadi kekisruhan kepengurusan diinternal.

Pasalnya, BKMT bentukan Kades Sumber Sari Masandi terkesan berjalan kurang mulus di masyarakat.

Terbukti, tidak mulusnya perjalanan BKMT versi bentukan Kades ini, dengan adanya muncul BKMT Tandingan Versi bentukan Sri Mudayatun yang notabene Tokoh perempuan di Desa Sumbersari.

Fakta dilapangan, kedua Kelompok BKMT di Sumbersari ini saling mengklaim keabsahan pengurus BKMT. Dampak dari dualisme Kepengurusan BKMT di Sumbersari, sehingga dua Kelompok ini menggelar pengajian BKMT melalui Kelompoknya masing - masing.

”Kita membentuk Pengurus BKMT tingkat Desa Sumbersari, atas dasar instruksi Camat Rimbo Ulu,” jelas Kades Sumbersari Masandi, pada teboonline.com, Jumat (17/4).

Dikatakannya, Kepengurusn BKMT dengan masa bhakti atau periode tiga tahun. Sedangkan Kepengurusan BKMT Sumbersari yang lama yang dipimpin Sri Mudayatun sudah berakhir, menurut peraturan, harus diadakan pemilihan Pengurus BKMT Sumbersari yang baru.

"Kepengurusan BKMT yang di Ketuai Sri mudayatun kan sudah habis, makanya kita bentuk Pengurus yang baru. Namun, dalam pembentukan BKMT yang baru ini pihak Sri Mudayatun tidak berkenan hadir,” ujar Kades Masandi.

Pernyataan Kades Sumbersari Masandi langsung dibantah Ketua BKMT Versi lama, Sri Mudayatun, dirinya mngatakan priode kepemimpinannya akan berakhir pada tahun 2019.

"Tidak benar pernyataan Kades itu, masa jabatan saya berakhir 2019," kilahnya.

Sementara itu, Camat Rimbo ulu, Ratno Suwandi dikonfirmasi berharap kedua kubu yang berseteru untuk islah demi eksis dan kemajuan BKMT.

"Saya harap kedua kubu untuk dapat islah," pungkasnya. (zam/asa)

Related News