Balada Wartawan Tua Dari Tanah Rencong

JAUHARI GAYO.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Balada Wartawan tua dari Tanah Rencong, Jauhari Gayo (45) asal Kabupaten Gayo luas Provinsi Nangroe aceh Darussalam.

Bang Gayo, sapaan kesehariannya meninggalkan Tanah Rencong tumpah darahnya pada tahun 1988 melanglang buana merantau ke beberapa Provinsi untuk mencari pengalaman hidup.

Diantaranya Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Pulau Jawa dan Provinsi Jambi.

Seputar pengalaman dan profesi yang digeluti yakni didunia PERS, antara lain pernah berkiprah sebagai kuli tinta (Journalis_red) di Media Sorot Informasi terbitan Riau, Teropong terbitan Riau, Garuda post terbitan Sumsel, Merdeka post terbitan Sumsel, Sumatera Ekskutif terbitan Sumatera Barat, Media Pendidikan Jambi, Mapenda Jambi, SKU Amunisi Jakarta dan Bungo News terbitan Muara Bungo.

”Pendidikan SLTA, pernah juga duduk dibangku kuliah namun Drop Out. Motto suka memberi motivasi dan mempererat Silaturohmi tanpa memandang etnis dan golongan," papar Jauhari Gayo, pada teboonline.com, Minggu (3/4).

Dikatakannya, Dunia PERS itu indah penuh tantangan dan mental baja, tentunya dengan bermodal kode etik Journalistik yang memadai, sehingga menjadikan insan PERS yang profesional dan proforsional.

”Wartawan yang Profesional bisa menginplimentasikan sebagai insan PERS sejati, yaitu tulisan dan Beritanya faktual, sumber Berita balance," ujar Jauhari Gayo meyakinkan.

Imbuhnya lagi, sangat disayangkan masih ada ditemukan Oknum Wartawan yang masih kurang memahami tentang kode etik Journalistik sesuai UU PERS No 40 1999, sehingga mencederai Jati diri Wartawan.

"Marilah kita memahami sebagai insan PERS yang dapat memberikan kontribusi terhadap daerah melalui publikasi pemberitaan yang konstruktif," pungkas Jauhari Gayo. (zam/asa)

Related News