Alternatif Terakhir, Sukandar Bakal Ambil Pendamping Dari Internal Golkar

H SUKANDAR S.Kom M.Si
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Berbagai spekulasi terus bermunculan terkait siapa sosok yang paling dominan untuk menjadi pendamping H Sukandar sebagai Calon Bupati Tebo tunggal dari partai Golkar Tebo ini.

Yang pastinya, sosok dan kriteria pendamping yang dicari oleh H Sukandar salah satunya adalah figur yang berasal dari putra daerah sungai aliran Batanghari dan dari kalangan birokrat.

Sementara, dari awal telah santer digadang - gadangkan yakni ada dua nama yang paling dominan menjadi pendamping H Sukandar yaitu Haviz Husaini yang nota bene adalah seorang birokrat dan mantan Pjs Bupati Tebo.

Dari kalangan politisi, muncul nama Eka Marlina. Politisi dari PKB ini, menunjukan keseriusannya untuk maju dikancah politik Pilbup Tebo 2017 dengan ikut mendaftarkan diri di penjaringan calon Bupati Tebo di partai Golkar.

Namun, sinyal untuk mendapatkan respon yang positif dari partai Golkar untuk Eka Marlina dijadikan sebagai pendamping H Sukandar, harapannya sangat kecil sekali. Pasalnya, H Sukandar saat menjabat sebagai Wakil Bupati Tebo memiliki histori kelam dengan Madjid Muaz yang saat itu menjabat sebagai Bupati Tebo. Majid Muaz adalah Orang tua dari Eka Marlina..

Pecah kongsi duet Madjid Muaz - H Sukandar yang terjadi beberapa bulan usai dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tebo paska kemenangan pada Pilbup Tebo 2006 itu, tentunya menjadi benturan keras terhadap Eka Marlina.

Disatu sisi, ada rasa kekhawatiran dari pihak H Sukandar ketika Golkar Tebo membuka pintu lebar kepada Eka Marlina. Ketika nanti Eka Marlina menjadi Wakil Bupati Tebo, kondisi itu tentunya akan dijadikan celah oleh Eka Marlina untuk kembali membangun pundi - pundi kejayaan Madjid Muaz yang selama ini tertidur.

Kondisi yang dimanfaatkan oleh Eka Marlina inipun, nanti sangat berpengaruh sekali terhadap masa depan dan kelangsungan Golkar Tebo serta perjalanan politik Agus Rubyanto sebagai pimpinan partai Golkar Tebo. Karena kekhawatiran yang sangat besar inilah, Golkar Tebo tidak akan mungkin menggandengkan H Sukandar dengan Eka Marlina.

Namun, apabila dua nama tokoh beda latar belakang itu bukan sosok yang dicari oleh H Sukandar, diprediksikan alternatif lainnya adalah diambil dari internal partai Golkar itu sendiri.

Adalah Popriyanto, anggota DPRD Propinsi Jambi fraksi partai Golkar Dapil Bungo Tebo ini telah lama mengabdi di partai berlambangkan pohon Beringin sejak masa kepemimpinan almarhum H Nasrun Nasir, Popriyanto saat itu menjabat sebagai Sekjend Golkar Tebo.

''Alternatif terakhir, H Sukandar akan mengambil pendamping dari internal partai. Didalam itu hanya ada satu yaitu Popriyanto yang paling dominan jika tidak ada satupun terpilih calon dari luar partai,'' ujar Herizaldy, peneliti wilayah Jambi Indeks Politika mengungkapkan pengamatannya terhadap alur politik di Tebo pada Jambi Star, Senin (25/4).

Menurut Herizaldy, langkah itu bisa saja dilakukan oleh H Sukandar sebagai sikap ketika tidak ada figure yang pas untuk diambil dari luar partai ataupun dari partai koalisinya. Dan ketika langkah itu diambil, partai Golkar menunjukan sifat idealismenya yang mana, partai Golkar di Tebo ini memang tidak perlu untuk berkoalisi karena sudah mampu untuk mengusung sendiri calonnya. (crew) 



Related News