Realisasi Pemberian Vaksin Polio Di Tebo Melebihi Target

Ilustrasi.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Pemberian Vaksin pada pencanangan Pekan Imunisasi Nasional Polio (PIN Polio) Kabupaten Tebo, yang dilakukan pada tanggal 8-15 Maret beberapa waktu lalu untuk anak usia 0-59 bulan, ternyata melebihi target.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo melalui bagian pengelola program imunisasi Yosi Apriani, pada selasa (29/3). menyebutkan bahwa sasaran pemberian vaksin pada anak usia 0-59 bulan yang ditetapkan sebanyak 31.479 balita mencapai 32.197 balita.

"Realisasi pemberian vaksin PIN Polio kita melebihi target, dari 31.479 sasaran balita hingga 102,95 persen." ujar Yosi.

Dijelaskan Yosi, penyebab selisih jumlah anak yang melebihi target ini dikarenakan banyaknya pendatang dari luar Kabupaten Tebo yang sebelumnya belum terdata, Sehingga mereka (Ibu-ibu,red) juga ingin bayinya diberikan vaksin.

"Banyak bayi yang belum terdata, karena setelah kita melakukan pendataan banyak warga yang datang ke Tebo, itu penyebab selisihnya berlebih," ungkapnya.

Selain banyak bayi yang belum terdata, lanjutnya, pihak dinkes juga melakukan sweeping (sapu bersih,red) selama 3 hari, hal ini dilakukan supaya semua bayi yang ada di Tebo mandapat vaksin.

"Sweeping kita lakukan 3 hari, karena ada anak yang terdata tapi belum sempat hadir untuk mendapatkan vaksi, maka kita lakukan sweeping dengan cara door to door," katanya.

Yosi Apriani menjelaskan, pemberian vaksin terhadap balita itu bertujuan untuk kekebalan tubuh dan pencegahan penyakit lumpuh akibat dari virus polio yang rentan menyerang anak balita.

"Selain pemberian vaksin terhadap balita, Dinkes juga menerapkan program yang dicanangkan pemerintah yaitu Indonesia bebas penyakit polio, karena pada tanggal 8-15 Maret seluruh Indonesia mencanangkan PIN Polio," pungkasnya. (crew)

Related News