Polres Tebo Belum Panggil Terlapor Dan Saksi, Terkait Dugaan Kasus Hacker Dapodik Di SDN Rimbo Ulu

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO -  Zamani,S.Pd Guru SDN 121/VIII Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu, korban dugaan Hacker Dapodik,  telah lapor ke Polres Tebo, Rabu (2/3).

Bukti Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor STPL/52/III/2016/Jambi/Tebo/SPKT. Tanggal 2 Maret 2016. Yang ditanda tangani An Kapolres Tebo, Kanit SPKT 'A' (AIPTU  M.SITORUS)

Namun, dengan banyaknya Kasus yang masuk dan harus ditangani pihak Polres Tebo, sehingga sampai saat sekarang ini terlapor dan para Saksi belum dipanggil ke Polres Tebo, terkait dugaan Kasus Hacker Dapodik atas nama Pelapor Zamani,S.Pd.

Kasat Reskrim Polres Tebo, Sahlan dalam keterangannya mengatakan, Pihaknya berjanji akan segera memanggil Terlapor dan para Saksi dalam Kasus dugaan Hacker Dapodik yang di laporkan oleh Zamani.S.Pd.

”Mengingat banyaknya Kasus yang harus di tindak lanjuti terlebih dulu oleh Polres Tebo, maka pihak Polres Tebo sampai saat sekarang ini belum memanggil Terlapor dan para Saksi.  Pada intinya pihak Polres Tebo akan menindak lanjuti laporan tersebut," ungkap Sahlan Kasat Reskrim, pada teboonnline.com baru-baru ini.

Zamani, Pelapor Kasus dugaan Hacker Dapodik, dikonfirmasi mengatakan, membenarkan kasus dugaan Hacker Dapodik yang ia laporkan ke Polres Tebo masih dalam proses.

”Ya, kasus Dugaan Hacker Dapodik yang Saya laporkan ke Polres sedang dalam proses. Ya, maunya kita lebih cepat kan lebih baik proses hukumnya, biar tahu akhir kesimpulannya," ujar Zamani, pada Teboonline.com, Sabtu (12/3).

Ngatari.S.Pd Kepsek dan Arif Operator di SDN 121/VIII Desa Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu, sebagai saksi Pelapor dugaan Kasus Hacker Dapodik, dikonfirmasi mengatakan pihaknya sampai sekarang ini belum ada menerima surat panggilan ke Polres Tebo untuk dimintai keterangan terkait dugaan Kasus Hacker Dapodik di SDN 121/VIII Sukadamai Rimbo Ulu.

"Benar, sampai saat sekarang ini kami belum di panggil oleh pihak Polres Tebo," jelasnya. (tim)

Related News