Paska Banjir, Warga Dua Desa Di Kecamatan Sumay Derita Gatal - Gatal

Warga saat dievakuasi pada banjir kemarin.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Intensitas hujan yang cukup tinggi selama satu hari
menyebabkan debit air Sungai Sekalo, Sungai Kemumu, dan Sungai Batang
Sumay meluap. Diperparah lagi dengan adanya penebangan hutan di hulu
sungai.

Akibatnya, Dua Desa yakni Desa Suo – Suo dan Desa Muara Sekalo dilanda
banjir selama 3 (tiga) hari terhitung sejak tanggal 10 – 12 Maret
2016, dengan ketinggian air mencapai 50 cm – 250 Cm.

Banjir di daerah tersebut mengakibatkan lebih dari 100 Rumah terendam
banjir, 3 Sekolah Dasar, 4 Masjid, dan 1 Warga Desa Suo - Suo berusia
6 Tahun mengalami luka ringan akibat terseret arus banjir serta 1
Jembatan yang terbuat dari kayu rusak parah. Selain itu, Jaringan
komunikasi mengalami lemot sulit diakses dan hanya berada di tempat
tertentu yang bisa diakses.

“Ketika terjadinya bencana banjir, masyarakat melaporkan kejadian ke
PMI Kabupaten Tebo dan secara sukarela Masyarakat membangun
pengungsian sementara walaupun komunikasi agak sulit,” tutur Rahmat
Mulyadi, Kadiv Penanggulangan Bencana dan Kesehatan PMI Tebo, pada
Teboonline.com, Senin (14/3).

Paska terjadinya bencana banjir, masyarakat berserta Palang Merah
Indonesia Kabupaten Tebo bekerjasama dengan KOPAL (Komunitas Pemuda
Pecinta Alam Sumay Dalam) membersihkan rumah – rumah warga dan
fasilitas umum serta sosialisasi Pasca banjir.

“Paska Banjir PMI Tebo menerjunkan enam Sukarelawan kelokasi yang
terdiri dari Kadiv Penanggulangan Bencana dan Kesehatan, KSR (Korps
Sukarelawan) dan Palang Merah Remaja (PMR) untuk membantu masyarakat
dan detail assesment pasca banjir.” imbuh Rahmat Mulyadi.

Sementara itu, paska terjadinya bencana banjir Masyarakat banyak
mengalami keluhan gatal – gatal dan diare serta demam. Dari banyaknya
masyarakat yang terpapar bencana banjir Puskesmas Pembantu (PUSTU) di
Desa Suo – Suo kekurangan stok obat – obatan.

”Karena keterbatasan waktu Palang Merah Indonesia Kabupaten Tebo belum
sempat mendata masyarakat yang terdampak korban banjir di Desa Muara
Sekalo Kecamatan Sumay secara mendetail,” jelas Slamet Setya Budi,
Sekretaris PMI Kabupaten Tebo. (asa/zam)

Related News