MUI Tebo, Himbau Warga Melaksanakan Shalat Gerhana Matahari

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Gerhana Matahari Total akan melintas di 11 provinsi di Indonesia pada 9 Maret 2016. Indonesia merupakan negara satu-satunya yang dapat menikmati Gerhana Matahari Total.

Gerhana matahari merupakan peristiwa di mana posisi Bulan, Matahari dan Bumi sejajar dan berada pada garis lurus. Saat itu Bulan akan melintas diantara Matahari dan Bumi, untuk beberapa waktu cahaya Matahari ke Bumi akan terhalang bayangan Bulan. Ketika fase total itu terjadi bulan menutupi Matahari, akan tampak corona Matahari seperti menjulur dari pinggir bagian yang ditutupi Bulan.

Terkait akan terjadinya Gerhana Matahari Total Rabu 9 Mei 2016, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tebo menghimbau kepada msyarakat (Umat Islam -red) supaya melaksanakan Shalat Gerhana Matahari secara berjamaah diwilayahnya masing -masing.

”Kami himbau kepada warga khususnya umat Muslim, supaya melaksanakan Shalat Gerhana Matahari pada hari Rabu 9 Mei 2016,” jelas Kyai H. Rifai Ahmad, Ketua MUI Kabupaten Tebo, pada teboonline.com, Rabu (9/6)

Dikatakannya, saat melihat peristiwa terjadinya Gerhana Matahari Total, Umat Islam di perintahkan mengerjakan Shalat Gerhana Matahari dan memperbanyak membaca Istighfar Mohon ampunan kepada Allah Swt. 

"Untuk tempat Salat Jamaah Gerhana Matahari, bisa di dalam Masjid, dipelataran atau tempat terbuka lainnya. Shalat Gerhana Matahari dikerjakan dua rakaat dan untuk Shalat Gerhana 9 Mei nanti di Kabupaten Tebo bisa dilaksanakan mulai Pukul 6.30 Wib sampai dengan Pukul 9.00 Wib," ujar Kyai H.Rifai Ahmad.

Hal yang sama disampaikan oleh Azwan.S.Ag,Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rimbo Bujang saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya membenarkan sesuai instruksi dari Kemenag dalam peristiwa Gerhana Matahari Total dihimbau Umat Islam mngerjakan Salat Gerhana Matahari berjamaah.

”Mari kita kerjakan Shalat Gerhana Matahari berjamaah pada 9 Mei 2016, dengan mohon taubat semoga bangsa dan Negara kita diberikan keselamatan, kemakmuran dan kedamaian,” pungkas Azwan, Kepala KUA Rimbo Bujang. (asa/zam)

Related News