Lakukan Penganiayaan, Kepala SD No 216 Tebo Dipolisikan

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Muhadri Bin Damanhuri Warga Desa Bukit Pemuatan Kecamatan Serai Serumpun Kemarin Senin (11/3) melaporkan Oknum Kepala sekolah ke Polsek Tebo karena telah melakukan aksi pengeroyokan terhadap Dirnyan.

Kepala seolah tersebut ialah Edison yang merupakan oknum Kepala Sekolah SD 216 Simpang Niam Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo

Laporan tersebut dibenarkan Kapolsek Tebo Ulu, AKP M Thohir saat dikomfirmasi kemarin Selasa (14/3). Dirinya mengatakan bahwa kejadian pengroyokan tersebut terjadi pada Sabtu (5/3) Sekira pukul 16 30 wib. Berawal saat terlapor mengendarai mobil L 300 pick up dari Serai Serumpun menuju ke desa Bungo Tanjung.

Setiba di jalan buruk di desa Teluk Keloyang, pelapor melihat mobil terlapor berhenti dan menghalangi jalan kemudian korban memberi kode lampu agar diberi jalan ketika berpapasan korban melaju sambil "awas nanti mobil nya tertumbur".

Setelah itu, korban menjemput nenek korban di desa Bungo Tanjung. Saat pulang pas sampai di dusun Teluk Beringin korban dihentikan terlapor kemudian mengambil kunci mobil korban dan langsung memukul wajah korban dan teman-teman terlapor kemudian ikut memukul korban.

"Dari laporan korban, korban dipukul oleh terlapor dan teman-temannya. Akibatnya, korban mengalami luka lebam di bagian pipi kiri dan kanan," ujar M Thoihir.

"Korban juga mengeluarkan darah dari hidung," tambah M Thohir.

Terkait laporan tersebut, hingga saat ini pelaku belum ditahan. "Siang nanti kita akan gelar perkaranya," ucap M Thohir.

Atas Kejadian tersebut, Kabid Dikdas Dinas Dibudpora Tebo, Dumyati sangat menyayangkannya. Dirinya menyerahkan kepihak hukum karena terjadi di luar jam dinas. Namun diri menyarankan agar bisa ditempuh jalan perdamaian.

"Kita sangat menyatangkan kejadian tersebut, namun kejadian tersebut terjadi di luar jam dinas. Kita berharap bisa diselesaikan dengan jalan perdamaian," tuntas Dumayati. (crew)

Related News